kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.564.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 18.020   -37,00   -0,20%
  • IDX 5.205   208,02   4,16%
  • KOMPAS100 667   36,47   5,78%
  • LQ45 520   31,26   6,40%
  • ISSI 178   5,95   3,45%
  • IDX30 292   19,12   7,00%
  • IDXHIDIV20 383   26,10   7,31%
  • IDX80 77   4,37   6,04%
  • IDXV30 107   6,14   6,10%
  • IDXQ30 97   6,77   7,54%

AUD di atas angin


Jumat, 09 Mei 2014 / 06:19 WIB
ILUSTRASI. Tebus murah menu tertentu di Promo Carls Jr Spesial HUT BRI mulai 16-18 Desember 2022 (Instagram/Carls Jr Indonesia)


Reporter: Dina Farisah | Editor: Avanty Nurdiana

JAKARTA. Dollar Australia naik ke level tertinggi dalam dua minggu setelah data lapangan pekerjaan Australia membaik. Mata uang Negeri kanguru ini juga tertolong rilis data neraca perdagangan China yang positif.

Hingga Kamis (8/5) sampai pukul 16.50 WIB, pasangan EUR/AUD turun 0,39% ke 1,4856 dibanding sehari sebelumnya. Sementara, pasangan AUD/USD naik 0,63% ke 0,9386. Adapun, pairing AUD/JPY naik 0,55% ke level 95,5670.

Aussie menguat setelah Biro Statistik Australia melaporkan penambahan tenaga kerja sebanyak 14.200 pekerja di bulan April 2014. Angka ini lebih tinggi dari proyeksi sebanyak 8.800 pekerja. Tingkat pengangguran Australia tercatat 5,8%, lebih bagus dari perkiraan 5,9%.  Data tenaga kerja Australia itu menunjukkan ekonomi negeri tersebut dalam tahap pemulihan.

Desmond Chua, analis CMC Market di Singapura seperti dikutip Bloomberg menambahkan, neraca perdagangan China yang membaik juga membawa angin segar bagi dollar Australia.  Maklum, China merupakan mitra dagang terbesar Australia

China mencetak pertumbuhan ekspor sebesar 0,9% pada April 2014. Angka ini lebih tinggi dibanding ekspektasi sebesar minus 1,7%. Di periode sama, China juga membukukan pertumbuhan impor 0,8%, melampaui ekspektasi minus 2,3%. Tak ayal, neraca perdagangan China pun surplus US$ 18,46 miliar.

Zulfirman Basir, Senior Research and Analyst PT Monex Investindo Futures bilang, pasangan EUR/AUD menurun lantaran data ekonomi Australia yang positif. Sementara, dari Eropa, pasar masih menanti  komentar Presiden Bank Sentral Eropa (ECB), Mario Draghi atas rencana pelonggaran moneter.

Jika ECB melanjutkan rencana tersebut maka euro akan melemah, Sebaliknya, apabila Draghi tidak menyinggung pelonggaran moneter, maka EUR/AUD bisa menguat.

Suluh Adil Wicaksono, analis Millenium Penata Futures mengatakan, pasangan AUD/USD cenderung bullish. Ini didukung pernyataan Gubernur The Fed, Janet Yellen  bahwa AS masih membutuhkan stimulus untuk menyokong pertumbuhan ekonomi. Ini membawa sentimen negatif pada dollar AS.

Ke depan, pelaku pasar masih menantikan testimoni lanjutan Yellen. Tapi pelaku pasar berspekulasi AS masih memang masih membutuhkan stimulus. “Pasangan AUD/USD masih menguat hingga Jumat,” proyeksi Suluh.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×