Nilai tukar mata uang Garuda bahkan menembus level terburuk sepanjang masa di kisaran Rp 17.300 per dolar Amerika Serikat (AS).
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup anjlok 163 poin atau 2,16% ke 7.378,60 pada akhir perdagangan Kamis (23/4/2026).