kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.713.000   -20.000   -0,73%
  • USD/IDR 17.984   -46,00   -0,26%
  • IDX 5.858   111,16   1,93%
  • KOMPAS100 775   16,04   2,11%
  • LQ45 582   12,20   2,14%
  • ISSI 200   3,57   1,81%
  • IDX30 330   7,23   2,24%
  • IDXHIDIV20 405   6,42   1,61%
  • IDX80 88   1,49   1,73%
  • IDXV30 110   1,64   1,52%
  • IDXQ30 105   1,36   1,32%

ZTL target kontribusi unitlink 70%


Senin, 09 April 2012 / 21:28 WIB
ILUSTRASI. Petugas memeriksa meteran listrik. ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/pras.


Reporter: Feri Kristianto | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Boleh saja banyak pihak mulai pesimis dengan perolehan premi unitlink. Tetapi tidak demikian dengan PT Zurich Topas Life (ZTL). Asuransi jiwa yang resmi beroperasi sejak Februari 2012 ini optimistis asuransi berbasis investasi masih tumbuh besar.

Bahkan, anak usaha perusahaan asal Swiss ini berharap kontribusi unitlink bisa lebih dari 70% dari total perolehan premi mereka. Hal ini disampaikan oleh Oemin Handajanto, chief executive officer (CEO) dan Presiden Direktur ZTL di Jakarta, Senin (9/4).

"Sekali pilih, bisa sekalian investasi dan mendapat perlindungan," ujarnya, Senin (9/4). Produk unitlink andalan ZTL adalah Prestigio. Untuk mencapai target, produk asuransi jiwa mereka akan didistribusikan lewat jalur keagenan, bank, serta telemarketing.

Menurut Oemin, tahun ini jalur distribusi diperkuat dengan cara merekrut 2.000 agen baru. Selain itu, ZTL juga sudah kerja sama dengan Bank Mapayada

Untuk kegiatan telemarketing, ZTL berniat untuk kerja sama dengan perusahaan ritel yang memiliki bank data sangat banyak. "Dengan jalur-jalur ini, kami yakin produk kami bisa dikenal," ujarnya.

Sayangnya, Oemin tidak mau membeberkan target perolehan premi tahun ini. Sebagai tambahan, selain memasarkan unitlink, ZTL juga memiliki dua produk asuransi tradisional, yakni siaga jiwa dan personal accident (PE). Selain itu, masih ada satu produk lagi berupa credit life.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×