kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Yuk simak proyeksi IHSG dari Bahana dan Mansek


Selasa, 04 November 2014 / 08:12 WIB
ILUSTRASI. 4 Penyebab Wajah Memerah Setelah Pakai Skincare, Cari Tahu di Sini


Reporter: Sanny Cicilia | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin ditutup dengan pelemahan tipis. Analis memperkirakan, indeks hari ini (4/11) masih lesu.

Analis teknikal Bahana Securities Muhammad Wafi melihat, secara teknikal, indeks kemarin ditutup tidak disertai volume, namun tertahan di resistance MA 50. "Candle hanging menunjukkan sinyal bearish reversal. MACD positif namun RSI flat dan Stochastic terlihat jenuh beli," tulis Wafi pagi ini. 

Lantaran itu, Wafi memperkirakan IHSG akan melemah hari ini dan bergerak di kisaran 5.050-5.125. Saham-saham yang dapat diperhatikan antara lain MAIN, MBSS, MYRX, PNLF, dan TAXI.

Sementara itu, analis teknikal Mandiri Sekuritas melihat, IHSG akan bergerak mixed cenderung menguat. "IHSG akan bergerak dalam kisaran resistance 5.104 dan support 5.027. 

Beberapa saham yang layak koleksi hari ini antara lain ACST dan BWPT dengan rekomendasi buy, KAEF dan TLKM direkomendasikan buy on weakness, serta BBRI untuk speculative buy

Faktor yang akan mempengaruhi IHSG hari ini juga adalah pergerakan bursa Asia. Acuan bursa kawasan menguat ditopang kenaikan indeks di Jepang, setelah pengumuman penambahan stimulus oleh BOJ akhir pekan lalu. 

Kemarin, IHSG bergerak melemah ditutup di level 5.085 setelah turun tipis 0,08%. Indeks melemah merespon data inflasi BPS dan defisit US$ 0,27 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×