kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.627.000   -10.000   -0,38%
  • USD/IDR 17.658   1,00   0,01%
  • IDX 6.686   66,77   1,01%
  • KOMPAS100 877   10,98   1,27%
  • LQ45 666   9,17   1,40%
  • ISSI 233   2,34   1,01%
  • IDX30 372   4,41   1,20%
  • IDXHIDIV20 459   4,13   0,91%
  • IDX80 100   1,30   1,32%
  • IDXV30 127   1,31   1,04%
  • IDXQ30 119   1,06   0,90%

Yield SUN berpotensi turun terbatas


Rabu, 05 Desember 2018 / 10:20 WIB
ILUSTRASI. Pasar modal


Reporter: Dimas Andi | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Imbal hasil Surat Utang Negara (SUN) diperkirakan akan bergerak turun pada perdagangan Rabu (5/12). Hal ini ditopang oleh fenomena inverted yield yang dialami imbal hasil US Treasury tenor 2 tahun hingga 5 tahun.

Ekonom Samuel Sekuritas Indonesia, Ahmad Mikail menyebut, imbal hasil US Treasury jangka menengah (10 tahun) turun 2 bps ke level 2,91% sedangkan jangka menengah (30 tahun) stabil di level 3,17%. Turun tajamnya imbal hasil US Treasury dalam sepekan terakhir masih disebabkan oleh kekhawatiran investor terhadap ekonomi AS yang diramal melemah di tahun depan. “Pelemahan ini seiring belum jelasnya arah perang dagang AS dan China serta kemungkinan masih naiknya tingkat suku bunga acuan AS,” ungkapnya dalam riset, hari ini.

Kekhawatiran investor juga mendorong terjadinya inverted pada imbal hasil US Treasury. Dalam hal ini, imbal hasil US Treasury tenor 2 tahun (2,79%) berada di level yang lebih tinggi ketimbang tenor 5 tahun (2,78%).

Imbal hasil SUN berpotensi turun pada hari ini. Namun, penurunan ini cenderung terbatas mengingat rupiah terancam mengalami pelemahan. Prediksi Mikail, imbal hasil SUN seri acuan 10 tahun akan bergerak di rentang 7,80%-7,90% pada hari ini.

Adapun seri obligasi negara yang direkomendasikan hari ini antara lain FR0064, FR0078, FR0077, FR0075, dan FR0072.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×