kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.000   153,00   0,86%
  • IDX 5.941   -254,36   -4,11%
  • KOMPAS100 785   -38,94   -4,72%
  • LQ45 589   -30,28   -4,89%
  • ISSI 206   -8,52   -3,97%
  • IDX30 334   -15,73   -4,50%
  • IDXHIDIV20 412   -15,89   -3,71%
  • IDX80 89   -4,83   -5,16%
  • IDXV30 113   -4,09   -3,48%
  • IDXQ30 108   -4,46   -3,97%

Yield Spanyol & Italia naik, harga emas ikut mahal


Rabu, 11 April 2012 / 07:02 WIB
ILUSTRASI. Kapal perusak berpeluru kendali Angkatan Laut Amerika Serikat USS John S.McCain terlihat di perairan Singapura, 21 Agustus 2017. REUTERS/Ahmad Masood


Reporter: Barratut Taqiyyah, Bloomberg | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

NEW YORK. Harga emas menanjak ke level tertinggi dalam sepekan terakhir di New York, tadi malam (10/4). Pada pukul 13.42 waktu New York, harga kontrak emas untuk pengantaran Juni naik 1% menjadi US$ 1.660,70 per troy ounce di Comex, New York. Ini merupakan kenaikan terbesar sejak 30 Maret lalu. Pada transaksi sebelumnya, harga emas sempat menyentuh level US$ 1.664,80 per troy ounce, level tertinggi sejak 3 April lalu.

Pelaku pasar saat ini kembali mencemaskan kondisi utang Eropa. Alhasil, tingkat permintaan emas sebagai safe haven kembali menanjak. "Investor kembali melihat emas sebagai investasi teraman dibanding komoditas klasik lainnya di kondisi lingkungan yang tak menentu seperti sekarang," jelas Adam Klopfenstein, market strategist Archer Financial Services Inc di Chicago.

Sekadar informasi, tingkat yield untuk obligasi Spanyol dan Italia kembali menanjak tinggi. Hal ini memicu kekhawatiran bahwa krisis Eropa akan semakin memburuk.

Selain itu, jelasnya, emas juga kembali dibeli di India setelah pedagang perhiasan mengakhiri aksi mogok yang berlangsung selama 21 hari.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×