kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.902.000   75.000   2,65%
  • USD/IDR 17.000   -49,00   -0,29%
  • IDX 7.184   136,22   1,93%
  • KOMPAS100 993   21,00   2,16%
  • LQ45 727   10,98   1,53%
  • ISSI 257   5,98   2,38%
  • IDX30 393   4,71   1,21%
  • IDXHIDIV20 487   -0,17   -0,03%
  • IDX80 112   2,02   1,84%
  • IDXV30 135   -0,77   -0,57%
  • IDXQ30 128   1,38   1,08%

Wow! Adaro Energy (ADRO) menebar dividen hingga US$ 250 juta


Rabu, 20 Mei 2020 / 19:41 WIB
Wow! Adaro Energy (ADRO) menebar dividen hingga US$ 250 juta
ILUSTRASI. Presiden Direktur PT Adaro Energy Tbk (Adaro) Garibaldi Thohir (kiri) didampingi Corporate Secretary Adaro Mahardika Putranto menyampaikan update operasional perusahaan kepada rekan-rekan media melalui silaturahmi online Ramadhan Adaro di Jakarta, Selasa


Reporter: Akhmad Suryahadi | Editor: Wahyu T.Rahmawati

Saham ADRO masih menarik

Stefanus Darmagiri, Analis Danareksa Sekuritas menilai pandemi Covid-19 akan membuat prospek komoditas batubara semakin menantang dan akan berdampak pada kinerja ADRO di kuartal mendatang. Meski demikian, dia percaya rendahnya harga minyak mentah dapat membantu ADRO dari risiko penurunan kinerja di tahun ini.

Stefanus merekomendasikan beli (buy) saham ADRO dengan target harga Rp 1.300 per saham. Salah satu pertimbangannya adalah diversifikasi bisnis yang dijalankan emiten konstituen Indeks Kompas100 ini.

Baca Juga: Terseret harga batubara, kinerja lima emiten pertambangan ini menyusut di kuartal I

Senada, Analis Panin Sekuritas Juan Oktavianus mengatakan saham ADRO masih menarik untuk dicermati. “Untuk sektor batubara lebih baik investor mencari emiten dengan porsi pasar domestik yang besar dan mempunyai diversifikasi terhadap thermal coal seperti Bukit Asam (PTBA) dan ADRO,” ungkap Juan kepada Kontan.co.id, Jumat (15/5).

Untuk diketahui, salah satu bentuk diversifikasi bisnis ADRO adalah membangun pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) oleh entitas usaha PT Bhimasena Power Indonesia (BPI) dan PT Tanjung Power Indonesia (TPI).

Baca Juga: Tertekan harga batubara, kinerja Adaro Energy (ADRO) di kuartal I-2020 loyo

Pada perdagangan hari ini, harga saham ADRO ditutup melemah 2,49% ke level Rp 980 per saham. Sejak awal tahun atau secara year-to-date (ytd), saham emiten batubara ini terkoreksi 36,98%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×