kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.576.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Wow! Adaro Energy (ADRO) menebar dividen hingga US$ 250 juta


Rabu, 20 Mei 2020 / 19:41 WIB
ILUSTRASI. Presiden Direktur PT Adaro Energy Tbk (Adaro) Garibaldi Thohir (kiri) didampingi Corporate Secretary Adaro Mahardika Putranto menyampaikan update operasional perusahaan kepada rekan-rekan media melalui silaturahmi online Ramadhan Adaro di Jakarta, Selasa


Reporter: Akhmad Suryahadi | Editor: Wahyu T.Rahmawati

Saham ADRO masih menarik

Stefanus Darmagiri, Analis Danareksa Sekuritas menilai pandemi Covid-19 akan membuat prospek komoditas batubara semakin menantang dan akan berdampak pada kinerja ADRO di kuartal mendatang. Meski demikian, dia percaya rendahnya harga minyak mentah dapat membantu ADRO dari risiko penurunan kinerja di tahun ini.

Stefanus merekomendasikan beli (buy) saham ADRO dengan target harga Rp 1.300 per saham. Salah satu pertimbangannya adalah diversifikasi bisnis yang dijalankan emiten konstituen Indeks Kompas100 ini.

Baca Juga: Terseret harga batubara, kinerja lima emiten pertambangan ini menyusut di kuartal I

Senada, Analis Panin Sekuritas Juan Oktavianus mengatakan saham ADRO masih menarik untuk dicermati. “Untuk sektor batubara lebih baik investor mencari emiten dengan porsi pasar domestik yang besar dan mempunyai diversifikasi terhadap thermal coal seperti Bukit Asam (PTBA) dan ADRO,” ungkap Juan kepada Kontan.co.id, Jumat (15/5).

Untuk diketahui, salah satu bentuk diversifikasi bisnis ADRO adalah membangun pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) oleh entitas usaha PT Bhimasena Power Indonesia (BPI) dan PT Tanjung Power Indonesia (TPI).

Baca Juga: Tertekan harga batubara, kinerja Adaro Energy (ADRO) di kuartal I-2020 loyo

Pada perdagangan hari ini, harga saham ADRO ditutup melemah 2,49% ke level Rp 980 per saham. Sejak awal tahun atau secara year-to-date (ytd), saham emiten batubara ini terkoreksi 36,98%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×