kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.709.000   20.000   0,74%
  • USD/IDR 17.818   -194,00   -1,08%
  • IDX 6.008   121,62   2,07%
  • KOMPAS100 794   18,85   2,43%
  • LQ45 597   10,61   1,81%
  • ISSI 206   5,10   2,54%
  • IDX30 339   4,60   1,38%
  • IDXHIDIV20 418   3,54   0,86%
  • IDX80 90   1,96   2,24%
  • IDXV30 113   2,76   2,50%
  • IDXQ30 109   1,12   1,03%

Wall Street Menguat, Debut Pasar SpaceX Mendominasi


Sabtu, 13 Juni 2026 / 05:05 WIB
Wall Street Menguat, Debut Pasar SpaceX Mendominasi
ILUSTRASI. Indeks utama Wall Street ditutup menguat pada akhir perdagangan Jumat (12/6/2026). (REUTERS/Brendan McDermid)


Sumber: Reuters | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks utama Wall Street ditutup menguat pada akhir perdagangan Jumat (12/6/2026), didukung oleh saham SpaceX yang melonjak tajam dalam debut perdananya yang menjadikannya sebagai IPO terbesar di Wall Street sepanjang sejarah.

Investor juga masih menaruh harapan akan kesepakatan damai antara Iran dan AS.

Mengutip Reuters, indeks Dow Jones Industrial Average ditutup naik 353,51 poin, atau 0,70% ke level 51.202,26, S&P 500 naik 37,16 poin, atau 0,50%, ke level 7.431,46 dan Nasdaq Composite naik 79,18 poin, atau 0,31% ke level 25.888,84. 

Volume perdagangan saham di bursa AS mencapai 19,73 miliar saham, dengan rata-rata 20,7 miliar saham dalam 20 hari perdagangan terakhir.

Baca Juga: Dow Jones dan S&P 500 Menguat, Euforia SpaceX Warnai Perdagangan Wall Street

Dalam sepekan, masing-masing dari tiga indeks utama naik sekitar 7%. Namun, dana ekuitas AS mencatat arus keluar mingguan pertama mereka dalam tiga minggu, dan awal pekan ini indeks teknologi mengkonfirmasi koreksi. 

Analis percaya bahwa beberapa pelemahan baru-baru ini mungkin disebabkan oleh para pedagang yang mengurangi kepemilikan menjelang debut SpaceX.

Amerika Serikat dan Iran memberi sinyal bahwa kesepakatan untuk mengakhiri perang mereka sudah dekat, dengan seorang pejabat senior pemerintahan AS mengatakan bahwa draf proposal telah disiapkan dan disukai oleh kedua belah pihak. 

Presiden AS Donald Trump sejak pertengahan Maret telah beberapa kali mengatakan bahwa kesepakatan dengan Iran untuk mengakhiri perang sudah dekat. 

Para pelaku pasar terpaku pada saham SpaceX milik Elon Musk, yang mulai diperdagangkan di Nasdaq pada hari Jumat. Sahamnya ditutup naik 19,2% pada US$ 160,95, jauh di atas harga IPO US$ 135 per saham. Kapitalisasi pasarnya terakhir berada di US$ 2,1 triliun.

Saham perusahaan antariksa lainnya, yang melonjak menjelang debutnya, sedikit menurun pada hari Jumat. Saham Rocket Lab turun 10,8%, sementara saham Intuitive Machines turun 13,1% dan saham Planet Labs turun 8,8%.

SpaceX kini termasuk di antara perusahaan publik terbesar di AS.

Baca Juga: Nilai Orderbook Obligasi Global Tembus US$ 4,6 Miliar, Ini Penjelasan Danantara

Mike Dickson, kepala riset dan strategi kuantitatif di Horizon Investments di Charlotte, North Carolina, mengatakan ia terkejut dengan kurangnya volatilitas pada SpaceX sejauh ini, mengingat antusiasme seputar IPO.

IPO perusahaan AI OpenAI dan Anthropic juga sangat dinantikan di akhir tahun. SpaceX, yang juga mencakup Starlink dan xAI, telah menentang beberapa konvensi Wall Street.

Namun, beberapa analis telah menyatakan kehati-hatian terhadap fundamental perusahaan, yang mencatatkan kerugian tahunan lebih dari US$ 4 miliar tahun lalu.

"Sentimen dapat dengan mudah berubah menjadi buruk karena SpaceX benar-benar dinilai terlalu tinggi pada level ini," kata Dollarhide.

Sementara itu, kemajuan yang dilaporkan dalam perundingan perdamaian AS-Iran membantu meningkatkan sentimen, kata Jake Dollarhide, kepala eksekutif Longbow Asset Management di Tulsa, Oklahoma.

"Masih ada harapan untuk kesepakatan perdamaian. Trump membatalkan serangan... Pihak ketiga mengkonfirmasi bahwa kesepakatan perdamaian sedang terjadi."

Hal itu memberi tekanan pada harga minyak dan mengurangi kekhawatiran tentang inflasi dan suku bunga yang lebih tinggi.

Investor juga menantikan pertemuan kebijakan Federal Reserve minggu depan, yang akan menjadi yang pertama di bawah kepemimpinan Kevin Warsh. Para pedagang akan mencari tanda-tanda apakah kenaikan suku bunga mungkin terjadi karena para pedagang dana berjangka Fed memperkirakan peluang kenaikan sebesar 55% pada bulan Desember.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Video Terkait



TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×