kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   -30.000   -1,12%
  • USD/IDR 17.664   -12,00   -0,07%
  • IDX 6.636   -31,42   -0,47%
  • KOMPAS100 867   -5,52   -0,63%
  • LQ45 658   -5,19   -0,78%
  • ISSI 231   -0,99   -0,43%
  • IDX30 368   -3,06   -0,83%
  • IDXHIDIV20 455   -4,73   -1,03%
  • IDX80 99   -0,80   -0,81%
  • IDXV30 125   -1,37   -1,08%
  • IDXQ30 118   -1,17   -0,99%

WIKA Gedung (WEGE) Raih Kontrak Baru Proyek Renovasi RSU Ulin, Nilainya Rp 121,98 M


Minggu, 06 September 2026 / 07:12 WIB
WIKA Gedung (WEGE) Raih Kontrak Baru Proyek Renovasi RSU Ulin, Nilainya Rp 121,98 M
ILUSTRASI. Ilustrasi dokumen (Shutterstock/Shutterstock)


Reporter: Pulina Nityakanti | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Wijaya Karya Gedung Tbk (WEGE) meraih kontrak baru senilai Rp 121,98 miliar.

Pada 4 September 2026, WEGE resmi menandatangani kontrak pekerjaan proyek Renovasi Ruang OK (Operatie Kamer atau Kamar Operasi) RSU Ulin Banjarmasin, Kalimantan Selatan. 

Dalam proyek strategis sektor fasilitas kesehatan ini, WEGE bermitra dengan PT Asri Karya Lestari Tbk melalui kerja sama operasi WEGE-AKL KSO. 

Proyek ini bernilai total Rp121,987 miliar yang bersumber dari pendanaan APBD Provinsi Kalimantan Selatan.

Baca Juga: Waskita Karya (WSKT) Dapat Restu Restrukturisasi Obligasi

Mengusung skema pekerjaan Design and Build, WEGE-AKL KSO bertanggung jawab atas perancangan sekaligus konstruksi renovasi ruang operasi agar memenuhi standar fasilitas pelayanan medis modern. 

Dengan target masa pelaksanaan selama 127 hari kalender, proyek ini dijadwalkan rampung pada 30 Desember 2026.

Direktur Operasi WEGE, Tomo Dwi Hasputro mengatakan, kepercayaan yang diberikan oleh Pemprov dan Dinas PUPR Provinsi Kalimantan Selatan ini menjadi komitmen bagi WEGE untuk menghadirkan fasilitas kesehatan yang andal dan berkualitas tinggi. 

“Pada pelaksanaannya nanti, kami akan mengoptimalkan koordinasi, penerapan teknologi konstruksi, serta penerapan K3 secara ketat agar proyek dapat diselesaikan tepat waktu pada 30 Desember 2026 dengan mutu terbaik," ujarnya dalam keterangan resmi, Jumat (4/9/2026).

Diberitakan sebelumnya, WEGE mencatatkan perolehan kontrak baru senilai Rp 775 miliar per Agustus 2026. 

Raihan ini meningkat sebesar 568% dari perolehan di periode sama tahun sebelumnya yang hanya senilai Rp 116 miliar. 

Sekretaris Perusahaan WEGE, Purba Yudha Tama mengatakan, komposisi pemberi kerja (project owner) pada kontrak baru perseroan ditopang secara mayoritas oleh pemerintah sebesar 83%, disusul oleh BUMN sebesar 17%.  

“Dari sisi tipologi proyek, segmen fasilitas publik menjadi kontributor utama sebesar 63%, sedangkan 37% sisanya bersumber dari pengembangan residensial,” ujarnya, Rabu (26/8/2026). 

Proyek-proyek yang didapatkan WEGE per Agustus 2026 yaitu Hunian Sementara (Huntara) Aceh Tamiang, Hunian ASN Aceh, Pasca Darurat Sumut, Pasca Darurat Sumbar, BRT Sumut (Mebidang), dan Sekolah Garuda Kaltara (JO). 

Lalu, Office Keet SR Aceh, RSUD Rupit (JO), Modular Internal Huntara Aceh, RDBI Sumut, Huntara Tegal, Hunian Puskesmas Lokop Aceh, Huntara Tamiang 4 Danantara, Pembangunan Poliklinik Temanggung, dan Rumah Sakit di Kalimantan Selatan.

Baca Juga: Prospek Saham Garuda Indonesia (GIAA) dan AirAsia Indonesia (CMPP) Jelang Nataru

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×