kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.836.000   17.000   0,93%
  • USD/IDR 16.720   -165,00   -1,00%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

WIKA bidik IPO satu anak usaha lagi


Kamis, 20 Februari 2014 / 15:51 WIB
WIKA bidik IPO satu anak usaha lagi
ILUSTRASI. Varian warna Samsung Galaxy A32


Reporter: Narita Indrastiti | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Setelah menyiapkan PT Wika Beton untuk go public, PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) berencana melepas satu anak usaha lain ke publik.

Natal Argawan, Sekretaris Perusahaan WIKA mengatakan, masih terbuka peluang untuk anak usaha WIKA lainnya untuk melepas saham perdana ke publik alias Initial Public Offering (IPO). "Selain Wika Beton, kami juga sedang kaji anak usaha lain untuk masuk bursa," katanya.

Namun, Natal belum menyebut pasti siapa anak usaha yang bakal go public itu. "Kami punya Wika Realty, Wika Gedung, dan anak usaha lain. Siapa duluan yang kinerjanya bagus. Tetapi belum tahun ini. Tunggu Wika Beton dulu," ungkap Natal.

Dia menjelaskan, IPO merupakan strategi perseroan untuk mendapat dana tambahan untuk ekspansi. Selain dengan IPO, WIKA juga membuka peluang untuk menerbitkan saham baru alias rights issue untuk mendanai ekspansinya di masa mendatang. "Karena leverage sudah mulai terbatas secara konsolidasi, jadi ada kajian program rights issue," jelasnya.

Sebagai informasi, dalam waktu dekat ini Wika Beton akan masuk bursa dengan membidik dana IPO sebesar Rp 1,5 triliun. Dana itu digunakan untuk ekspansi pendirian pabrik baru. Perseroan menggunakan buku September 2013 sebagai dasar valuasi dan diperkirakan mencatatkan sahamnya di bursa pada Maret mendatang.

Dalam IPO itu, Wika Beton menunjuk empat penjamin emisi yakni Mandiri Sekuritas, Danareksa Sekuritas, Bahana Securities dan Sucorinvest Central Gani.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×