kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.913   43,00   0,24%
  • IDX 5.643   -177,60   -3,05%
  • KOMPAS100 728   -24,24   -3,22%
  • LQ45 553   -19,90   -3,47%
  • ISSI 197   -4,65   -2,31%
  • IDX30 314   -10,96   -3,37%
  • IDXHIDIV20 389   -11,74   -2,93%
  • IDX80 83   -2,75   -3,22%
  • IDXV30 107   -1,77   -1,63%
  • IDXQ30 102   -3,08   -2,93%

Wijaya Karya (WIKA) optimistis kemampuan leverage perusahaan masih luas


Rabu, 26 Februari 2020 / 19:12 WIB
ILUSTRASI. Foto terowongan proyek kereta api cepat Jakarta-Bandung yang dikerjakan PT Wijaya Karya (Persero) Tbk


Reporter: Benedicta Prima | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) menganggarkan belanja modal sebesar Rp 11,5 triliun di tahun ini. Dari anggaran tersebut, sebanyak 55%-60% bakal digunakan untuk penyertaan modal dan sekitar 40%-45% untuk pengembangan bisnis. 

Selain itu, berdasarkan catatan Kontan.co.id, WIKA memasang target kontrak baru sekitar Rp 65 triliun. 

Sekretaris Perusahaan PT Wijaya Karya Tbk Mahendra Vijaya menjelaskan untuk memenuhi kebutuhan tersebut perusahaannya akan memanfaatkan kas dan setara kas yang dimiliki dan juga ruang leverage yang saat ini masih luas. 

Baca Juga: Wijaya Karya (WIKA) raih pertumbuhan laba bersih 21,25% sepanjang 2019

"Gearing ratio di bawah satu kali sampai dengan akhir 2019 unaudited, dibandingkan dengan rasio batas utang berbunga yang di level 2,5 kali," kata Mahendra saat dihubungi Kontan.co.id, Rabu (26/2). 

Lebih lanjut, WIKA optimistis dengan kemampuannya menggenggam kontrak baru di tahun ini. Pasalnya mereka sudah memiliki beberapa strategi untuk dapat tetap mengerjakan proyek turnkey seperti supply chain financing dan partnership. 

"WIKA menetapkan dalam rencana kerja jangka panjang perusahaan untuk tetap menjaga rasio utang berbunga alias gearing ratio tidak lebih dari level 1,5 kali dari covenant 2,5 kali dan debt equity ratio tidak lebih dari level 2,5 kali," jelas dia.

Dalam paparan WIKA saat rapat bersama DPR, emiten konstruksi tersebut berencana menerbitkan perpetual bonds senilai Rp 1 triliun. Perpetual bonds ini rencananya bakal berlanjut hingga 2024. Tahun depan, WIKA berencana menerbitkan perpetual bonds Rp 1,5 triliun dan akan  melakukan refinancing obligasi global berdenominasi rupiah. 




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×