Reporter: Pulina Nityakanti | Editor: Herlina Kartika Dewi
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) mencatatkan penurunan kinerja sepanjang periode Januari-Maret 2026.
Mengutip laporan keuangannya Selasa (30/6/2026), BSDE mencatat pendapatan usaha Rp 2,36 triliun per kuartal I 2026. Ini turun 12,29% secara tahunan dari Rp 2,7 triliun di kuartal I 2025.
Segmen penjualan menyumbang Rp 1,88 triliun, segmen sewa Rp 283,07 miliar, segmen pengelola gedung Rp 99,34 miliar.
Lalu, segmen jasa pengoperasionalan tol berkontribusi Rp 27,87 miliar, segmen jasa telekomunikasi Rp 23,35 miliar, segmen arena rekreasi Rp 21,35 miliar, segmen hotel Rp 17,88 milar, dan segmen lain-lain Rp 8,39 miliar.
Baca Juga: IHSG Anjlok 2,4% ke 5.679,7 di Sesi Pertama, Top Losers LQ45: HRTA, DEWA, CUAN
Beban pokok penjualan tercatat Rp 789,45 miliar per Maret 2026, turun dari Rp 1 triliun di periode sama tahun lalu.
Alhasil, laba kotor menjadi Rp 1,57 triliun per kuartal I 2026, turun 6,91% year on year (YoY) dari Rp 1,69 triliun.
Penurunan laba kotor turut menekan laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk alias laba bersih.
BSDE mengantongi laba bersih Rp 277,62 miliar sepanjang kuartal I 2026, turun 9,23% YoY dari Rp 305,87 miliar.
Per 31 Maret 2026, BSDE punya jumlah aset Rp 80,12 triliun. Ini turun dari Rp 79,26 triliun per 31 Maret 2025.
Baca Juga: Harga Emas Anjlok 12,4% di Bulan Ini, Terburuk dalam 18 Tahun Terakhir!
Jumlah liabilitas perseroan sebesar Rp 27,25 triliun di akhir Maret 2026, naik dari Rp 26,59 triliun di akhir Desember 2025. Sementara, jumlah ekuitas tercatat Rp 52,86 triliun per kuartal I 2026, cenderung stagnan dari Rp 52,66 triliun di akhir tahun 2025.
BSDE memiliki kas dan setara kas akhir periode sebesar Rp 9,75 triliun di akhir Maret 2026, naik dari Rp 7,99 triliun di periode sama tahun lalu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














