kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.759.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 18.067   67,00   0,37%
  • IDX 5.734   -206,81   -3,48%
  • KOMPAS100 757   -28,35   -3,61%
  • LQ45 570   -18,92   -3,21%
  • ISSI 199   -6,89   -3,34%
  • IDX30 323   -10,54   -3,16%
  • IDXHIDIV20 402   -10,51   -2,55%
  • IDX80 86   -3,16   -3,56%
  • IDXV30 110   -3,44   -3,03%
  • IDXQ30 105   -3,15   -2,92%

Wall Street tergelincir dari level tertinggi setelah data tenaga kerja AS lesu


Sabtu, 11 Januari 2020 / 06:16 WIB
ILUSTRASI. Pedagang bekerja di New York Stock Exchange (NYSE) di New York, AS, 2 Januari 2020.


Sumber: Reuters | Editor: Noverius Laoli

Kenaikan ini menyusul meredakan ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran dan harapan yang lebih kuat dari kesepakatan perdagangan AS-China. Indeks teknologi S&P 500 .SPLRCT, yang naik 2,2% untuk minggu ini, turun 0,2% pada hari Jumat.

Penasihat ekonomi Gedung Putih Larry Kudlow mengatakan kepada Fox Business bahwa kesepakatan perdagangan akan segera ditandatangani pada 15 Januari.

Baca Juga: Wall Street kembali bersorak tembus rekor tertinggi

Boeing Co (BA.N) turun 1,9% setelah perusahaan merilis ratusan pesan internal yang berisi komentar kritis pada perkembangan 737 MAX.

Dengan musim pendapatan kuartal keempat yang akan dimulai dengan sungguh-sungguh minggu depan, analis memperkirakan laba untuk perusahaan S&P 500 telah turun 0,6% dalam penurunan kuartal kedua berturut-turut, menurut data Refinitiv IBES.

Masalah menurun melebihi jumlah memajukan yang di NYSE dengan rasio 1,09 banding 1; pada Nasdaq, rasio 1,31 banding 1 disukai decliners.

Baca Juga: AS-China meneken kesepakatan pekan depan, bursa Asia menghijau

S&P 500 memposting 61 tertinggi baru 52-minggu dan 1 rendah baru; Nasdaq Composite mencatat 106 tertinggi baru dan 27 terendah baru.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×