kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45895,84   4,26   0.48%
  • EMAS1.325.000 0,00%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Wall Street Naik Setelah Aksi Jual Mingguan Terburuk Sepanjang Tahun 2023


Senin, 27 Februari 2023 / 21:45 WIB
Wall Street Naik Setelah Aksi Jual Mingguan Terburuk Sepanjang Tahun 2023
ILUSTRASI. Saham-saham di bursa Amerika Serikat dibuka menguat pada awal Senin (27/2). REUTERS/Andrew Kelly


Sumber: Reuters | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - NEW YORK. Saham-saham di bursa Amerika Serikat dibuka menguat pada awal Senin (27/2) karena investor memborong saham yang terpukul setelah aksi jual terburuk di tahun ini, di tengah kekhawatiran kebijakan moneter yang ketat.

Mengutip Reuters, pada saat bel pembukaan, indeks Dow Jones Industrial Average naik 89,24 poin, atau 0,27%, menjadi 32.906,16. S&P 500 dibuka naik 22,32 poin, atau 0,56% ke level 3.992,36, sedangkan Nasdaq Composite naik 122,25 poin, atau 1,07% ke level 11.517,19.

"Kami sedang melihat reli hari ini karena pasar turun begitu banyak minggu lalu," kata Sam Stovall, kepala strategi investasi di CFRA Research di New York seperti dikutip Reuters.

Baca Juga: Wall Street Dibuka Menguat Meski Angka PDB AS Lebih Rendah Daripada Prediksi

"Secara historis, Februari adalah bulan terburuk kedua tahun ini untuk pasar saham. Jadi investor menyimpulkan dari perspektif musiman bahwa mungkin saham bisa reli setidaknya dalam waktu dekat."

Yield obligasi bertenor dua tahun, yang paling sensitif terhadap ekspektasi suku bunga jangka pendek, tergelincir setelah menyentuh level tertinggi hampir empat bulan di awal sesi.

Para pedagang menambah taruhan mereka tentang kenaikan suku bunga 50 basis poin (bps) pada bulan Maret setelah data minggu lalu menunjukkan indeks harga Pengeluaran Konsumsi Pribadi, metrik yang digunakan Fed untuk mengukur target inflasi 2%, naik 5,4% bulan lalu.

Data pada hari Senin menunjukkan pesanan baru untuk barang modal utama manufaktur AS meningkat lebih dari yang diharapkan pada bulan Januari tetapi pesanan untuk barang tahan lama turun lebih dari yang diharapkan.

Setelah komentar hawkish minggu lalu dari pembuat kebijakan Fed, investor akan beralih ke pidato Gubernur Fed Philip Jefferson pada hari berikutnya.

Baca Juga: Wall Street Ditutup Menghijau, S&P 500 Menghentikan Penurunan Beruntun 4 Hari

Saham Seagen Inc melonjak 13,2% setelah Wall Street Journal melaporkan bahwa Pfizer sedang dalam pembicaraan awal untuk mengakuisisi perusahaan biotek tersebut. Saham Pfizer tergelincir 1,1%.

Saham operator kereta api AS Union Pacific melonjak 9,7% karena Chief Executive Lance Fritz mengatakan dia akan mundur, sebuah langkah yang mengikuti seruan dari hedge fund Soroban Capital Partners untuk pemecatannya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×