kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45931,36   3,72   0.40%
  • EMAS1.320.000 -0,38%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Wall Street Naik 4 Hari Beruntun, S&P dan Nasdaq Ditutup pada Level Tertinggi 2023


Jumat, 14 Juli 2023 / 05:43 WIB
Wall Street Naik 4 Hari Beruntun, S&P dan Nasdaq Ditutup pada Level Tertinggi 2023
ILUSTRASI. Wall Street


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Wall Street memperpanjang kenaikan pada hari Kamis (13/7), dengan Nasdaq naik lebih dari 1% untuk hari kedua berturut-turut. Data ekonomi menunjukkan kenaikan tahunan inflasi produsen AS adalah yang terkecil hampir dalam tiga tahun.

Melansir Reuters, Dow Jones Industrial Average naik 47,71 poin atau 0,14% menjadi 34.395,14, S&P 500 naik 37,88 poin atau 0,85% menjadi 4.510,04, dan Nasdaq Composite bertambah 219,61 poin atau 1,58% menjadi 14.138,57.

Data ekonomi tersebut memberikan lebih banyak bukti bahwa tekanan inflasi mereda. Laporan consumer price index (CPI) hari Rabu (12/7) menunjukkan, harga konsumen AS mencatat kenaikan tahunan terkecil mereka lebih dari dua tahun.

Laporan tersebut telah membantu mendukung pandangan bahwa The Fed akan menghentikan kenaikan suku bunga setelah kenaikan suku bunga 25 basis poin yang diharapkan akhir bulan ini.

Baca Juga: Wall Street Naik Lagi di Hari Kamis (13/7) Setelah Rilis Inflasi Produsen

"Producer Price Index (PPI) adalah konfirmasi lain minggu ini bahwa inflasi terus cenderung ke arah yang benar bahkan saat kami melihat data pasar tenaga kerja dan konsumen yang lebih baik secara keseluruhan. Itu pertanda baik," kata Mona Mahajan, Senior investment strategist Edward Jones.

Dalam 12 bulan hingga Juni, indeks harga produsen naik 0,1%. Itu adalah kenaikan tahunan terkecil sejak Agustus 2020 dan mengikuti kenaikan 0,9% di bulan Mei.

Saham terkait teknologi memberikan dukungan terbesar bagi S&P 500 dan indeks saham yang berfokus pada teknologi termasuk megacaps naik 2,7% dan mencatat rekor penutupan tertinggi.

Saham chip AS juga menguat, dengan Nvidia melonjak ke rekor tertinggi selama sesi dan indeks semikonduktor Philadelphia naik 2%.

Mengimbangi beberapa nada optimistis, sebuah laporan terpisah menunjukkan klaim pengangguran mingguan secara tak terduga turun minggu lalu. Artinya pasar tenaga kerja tetap ketat.

Fokus juga beralih ke musim pendapatan AS kuartal kedua yang dimulai minggu ini. Saham JPMorgan Chase berakhir naik 0,5% menjelang hasil kuartalan sebelum bel pembukaan Jumat.

"Kami mungkin memiliki satu kuartal lagi di sini di mana sentimen positif akan berlanjut," kata Alan Lancz, presiden Alan B. Lancz & Associates Inc. di Toledo, Ohio.

"Selama ekspektasi dan panduan sejalan, itulah yang akan dilihat oleh banyak investor institusional."

Saham  Delta Air Lines berakhir mendekati datar setelah naik di tengah berita bahwa pihaknya mengangkat prospek laba setahun penuh, mengutip ledakan perjalanan pasca-pandemi yang tiada henti.

Baca Juga: Inflasi Amerika Serikat (AS) Mengerut, Pasar Saham Menggeliat

Saham PepsiCo melonjak 2,4% setelah perusahaan menaikkan perkiraan pendapatan dan laba tahunannya untuk kedua kalinya.

Di antara pemenang lainnya hari ini, saham induk Google Alphabet Inc melonjak 4,7%. Dikatakan sedang meluncurkan chatbot kecerdasan buatan Bard di Eropa dan Brasil, meredakan kekhawatiran tentang masalah peraturan di luar negeri.

Pelemahan m dolar AS dapat menjadi salah satu hal positif bagi perusahaan multinasional AS untuk pendapatan di masa depan, kata analis.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
EVolution Seminar Supply Chain Management on Sales and Operations Planning (S&OP)

[X]
×