kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45963,73   -4,04   -0.42%
  • EMAS1.324.000 1,38%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Wall Street Mixed, Dow Jones Melemah Pasca Rally yang Dipicu Melandainya Inflasi


Jumat, 01 Maret 2024 / 21:49 WIB
Wall Street Mixed, Dow Jones Melemah Pasca Rally yang Dipicu Melandainya Inflasi
ILUSTRASI. Indeks utama Wall Street dibuka bervariasi, dengan indeks Dow Jones melemah pada perdagangan Jumat (1/3)REUTERS/Brendan McDermid


Sumber: Reuters | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - NEW YORK. Indeks utama Wall Street dibuka bervariasi, dengan indeks Dow Jones Industrial Average melemah pada perdagangan Jumat (1/3), setelah reli pada sehari sebelumnya didorong pembacaan inflasi yang memperkuat spekulasi penurunan suku bunga pada Juni tahun ini.

Mengutip Reuters, pada bel pembukaan perdagangan, indeks Dow Jones Industrial Average turun 6,88 poin, atau 0,02%, ke level 38.989,51. S&P 500 naik 2,24 poin, atau 0,04%, ke level 5.098,51, sedangkan Nasdaq Composite naik 17,90 poin, atau 0,11%, ke level 16.109,83.

Saham Nvidia, pendorong utama reli saham kemarin yang dipimpin AI di Wall Street tahun ini, naik 1,2% di perdagangan pre market, sementara saham Advanced Micro Devices naik 2,8% setelah melonjak 9% di sesi sebelumnya.

Reli Wall Street mendapat dukungan lebih lanjut karena laporan pengeluaran konsumsi pribadi (PCE) sesuai dengan ekspektasi pada hari Kamis dan menunjukkan pertumbuhan inflasi tahunan adalah yang terkecil dalam tiga tahun.

Baca Juga: Wall Street Menguat, Nasdaq Mencatat Penutupan Tertinggi Sepanjang Masa

“Sekarang setelah kita menyelesaikan (laporan) PCE, investor bersedia untuk mengambil posisi sideline sedikit hari ini,” kata Paul Nolte, penasihat kekayaan senior dan ahli strategi pasar untuk Murphy & Sylvest.

Nolte mengatakan investor kini menanti pernyataan dari Gubernur Federal Reseve Jerome Powell dan data ketenagakerjaan penting yang akan dirilis minggu depan untuk mendapatkan petunjuk lebih lanjut mengenai jalur kebijakan moneter.

Mereka juga akan mencermati data aktivitas manufaktur dan sentimen konsumen serta pernyataan dari pejabat Fed termasuk Pejabat Fed Bank San Francisco Mary Daly hari ini.

Menambah suasana risk-off pada hari Jumat, New York Community Bancorp merosot 21,1% setelah kreditur regional tersebut mengatakan mereka menemukan kelemahan material dalam pengendalian internal terkait dengan tinjauan pinjamannya dan merevisi kerugian kuartal keempatnya 10 kali di atas yang disebutkan sebelumnya.

Saham Dell Technologies melonjak 26,1% setelah pembuat komputer pribadi tersebut memperkirakan pendapatan dan laba tahunan di atas perkiraan Wall Street, bertaruh pada permintaan untuk server AI-nya.

Baca Juga: Wall St Naik Setelah Data Inflasi yang Selaras Memicu Harapan Penurunan Suku Bunga

Saham Autodesk naik 7,8% karena perkiraan pendapatan tahunan perusahaan melebihi ekspektasi karena kuatnya permintaan untuk produk perangkat lunak desainnya.

Saham Everbridge melonjak 24,9% setelah perusahaan ekuitas swasta Thoma Bravo menaikkan harga penawarannya untuk perusahaan perangkat lunak tersebut, dengan nilai sekitar US$1,8 miliar.

Sementara saham Apple tergelincir 0,6% setelah broker Goldman Sachs menghapus saham pembuat iPhone dari daftar hukumannya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×