kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.695.000   18.000   0,67%
  • USD/IDR 17.887   62,00   0,35%
  • IDX 6.450   47,94   0,75%
  • KOMPAS100 831   1,62   0,20%
  • LQ45 631   -1,25   -0,20%
  • ISSI 227   4,63   2,08%
  • IDX30 352   -1,25   -0,35%
  • IDXHIDIV20 429   -1,46   -0,34%
  • IDX80 95   0,08   0,09%
  • IDXV30 119   0,94   0,79%
  • IDXQ30 112   -0,32   -0,28%

Wall Street melorot, Trump akan mengumumkan respons terhadap China hari ini


Jumat, 29 Mei 2020 / 05:56 WIB
ILUSTRASI. Wall Street turun setelah naik dalam dua hari perdagangan di pekan ini.


Reporter: Wahyu Tri Rahmawati | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Wall Street turun setelah naik dalam dua hari perdagangan di pekan ini. Pada Kamis (28/5), Dow Jones Industrial Average turun 0,58% ke 25.400,64.

Indeks S&P 500 turun 0,21% ke 3.029,73. Sedangkan Nasdaq Composite melemah 0,46% ke 9.368,99.

Pergerakan bursa saham Amerika Serikat (AS) ini berkebalikan dengan indeks saham Eropa yang mayoritas naik tinggi. Kemarin, indeks FTSE 100 di Inggris melesat 1,21% ke 6.218,79. Indeks Euro Stoxx 50 naik 1,42% ke 3.094.

Indeks Dax di Jerman naik 1,06% ke 11.781. Sedangkan CAC 40 di Prancis menguat 1,76% ke 4.771.

Baca Juga: Reli IHSG berlanjut, enam saham berikut bisa diakumulasi beli

Candice Bangsund, manager portofolio Fiera Capital mengatakan bahwa pasar saham masih mempertahankan momentum positif yang mencerminkan optimisme pemulihan pertumbuhan setelah pelonggaran lockdown dan pembukaan kembali ekonomi. "Pengumuman stimulus pemerintah yang meningkat pekan ini di Eropa dan Jepang menguatkan posisi risk-on,"  kata Bangsund kepada Reuters.

Sementara pasar saham AS turun setelah ada kabar menjelang tutup pasar bahwa Presiden AS Donald Trump akan menggelar konferensi pers mengenai China pada Jumat ini. Kenaikan tensi hubungan AS-China belum sepenuhnya dihitung oleh pasar saham.

Baca Juga: Wall Street flat, S&P 500 stabil di dekat level tertinggi tiga bulan

"Akan ada penurunan. Tidak ada yang mengantisipasi munculnya hal ini dalam jangka pendek," kata Ed Moya, senior market analyst OANDA kepada Reuters.

Kemarin, harga emas spot naik 0,52% ke US$ 1.718,33 per ons troi karena kenaikan tensi politik global dan penurunan pasar saham. Tapi, harga obligasi AS turun dan mengerek yield US Treasury bertenor 10 tahun sebesar 1,5 basis point menjadi 0,6966%. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×