Reporter: Rashif Usman | Editor: Herlina Kartika Dewi
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Rama Indonesia kini menjadi pemegang saham pengendali PT Dua Putra Utama Makmur Tbk (DPUM) menyusul rampungnya proses akuisisi sebanyak 2.473.270.000 lembar saham, atau setara 59,24% dari total modal ditempatkan dan disetor penuh perseroan.
Di tahun 2026, DPUM merencanakan ekspansi dengan belanja modal sebesar Rp 100 miliar dengan target peningkatan EBITDA rata rata 7,75% per tahun selama periode 2027 hingga 2030.
PT Rama Indonesia merupakan bagian dari Unirama Group, salah satu perusahaan penyedia solusi rantai pasok dan distribusi barang konsumsi (Fast-Moving Consumer Goods atau FMCG) terbesar di Indonesia.
Baca Juga: 15 Emiten MKNT-EURO-PBSA-MDLN Gelar RUPS 14-18 September 2026, Ini Jadwal & Agendanya
Unirama Group memiliki pengalaman dalam menyediakan solusi rantai pasok terintegrasi dari proses pengadaan hingga distribusi produk. Didukung jaringan distribusi, infrastruktur pergudangan, dan jangkauan operasional di berbagai wilayah Pulau Jawa, keterlibatan Unirama Group membuka peluang sinergi strategis bagi DPUM, khususnya dalam penguatan rantai pasok, perluasan jaringan distribusi, peningkatan efisiensi operasional, dan pengembangan pasar.
Direktur PT Rama Indonesia, Fransisda Marga Saputra, mengatakan masuknya PT Rama Indonesia merupakan bagian dari strategi Unirama Group untuk memperluas portofolio investasi ke sektor yang memiliki prospek pertumbuhan jangka panjang.
"DPUM memiliki pengalaman, aset, dan posisi strategis dalam industri pengolahan serta perdagangan hasil perikanan yang dapat terus dikembangkan melalui penguatan tata kelola, optimalisasi fasilitas, perbaikan pengelolaan modal kerja, dan peningkatan utilisasi kapasitas operasional," kata Fransida dalam keterangan resminya, Senin (14/9/2026).
Baca Juga: Harga Emas Antam Hari Turun Rp 2.000 Jadi Rp 2.602.000 per Gram, Senin (14/9)
Menanggapi insiden kebakaran yang terjadi di fasilitas operasional DPUM di Pati pada 6 Juni 2026, Unirama Group melalui PT Rama Indonesia menegaskan komitmennya untuk memberikan dukungan penuh agar DPUM tetap dapat menjalankan kegiatan bisnisnya.
Dukungan tersebut akan diarahkan pada percepatan pemulihan fasilitas yang terdampak, optimalisasi fasilitas operasional lainnya, penguatan rantai pasok, serta upaya menjaga pelayanan dan pemenuhan kebutuhan pelanggan.
Sejalan dengan proses finalisasi klaim yang saat ini sedang berlangsung bersama pihak asuransi, manajemen berkeyakinan bahwa klaim asuransi tersebut dapat direalisasikan sebesar 100% dari nilai klaim yang telah diajukan dan disepakati.
Fransisda menyampaikan dukungan Unirama Group melalui PT Rama Indonesia tidak hanya mencerminkan keyakinan terhadap prospek jangka panjang DPUM, tetapi juga komitmen untuk mendampingi Perseroan dalam melewati proses pemulihan dan membangun fundamental usaha yang lebih kuat.
"Kami akan mendorong transformasi DPUM secara prudent, terukur, dan berorientasi pada penciptaan nilai berkelanjutan bagi Perseroan serta seluruh pemegang saham,” jelas Fransisda.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














