kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.660.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.935   -9,00   -0,05%
  • IDX 5.896   -102,90   -1,72%
  • KOMPAS100 764   -13,28   -1,71%
  • LQ45 584   -4,02   -0,68%
  • ISSI 203   -5,25   -2,52%
  • IDX30 331   -1,77   -0,53%
  • IDXHIDIV20 408   -0,87   -0,21%
  • IDX80 87   -1,24   -1,41%
  • IDXV30 110   -1,47   -1,32%
  • IDXQ30 107   -0,13   -0,12%

Wall Street melemah saat sektor perumahan bangkit


Selasa, 20 November 2012 / 22:15 WIB
ILUSTRASI. Sebuah jet tempur Indigenous Defense Fighter (IDF) dan rudal jelajah Wan Chien terlihat di Pangkalan Angkatan Udara Makung di pulau lepas pantai Penghu, Taiwan, 22 September 2020.


Reporter: Dyah Megasari |

NEW YORK. Bursa Wall Street dibuka melemah pada awal transaksi Selasa (20/11). Dow Jones Industrial Average (DJIA) dibuka pada 12.739,45 turun 56,51 poin atau 0,44%.

Seakan bersolidaritas, indeks S&P 500 mundur 5,26 poin atau 0,38% ke 1.381,63. Setali tiga uang, bursa teknologi Nasdaq juga minus 9,41 poin atau 0,32% ke 2.906,66.

Bursa AS turun setelah S&P sempat meraih kenaikan tertinggi dalam dua bulan terakhir. Perusahaan teknologi banyak menyumbang penurunan. Di antaranya adalah  Hewlett Packard Co yang amblas 13% setelah pengumuman masalah akuisisi unit bisnisnya.

Intel Corp turun 2,8% setelah UBS AG memotong rekomendasi harga saham produsen chip itu. Best Buy Co longsor 9,4% setelah adanya laporan penjualan yang mengecewakan.

Wall Street melemah saat data perumahan AS mencatat kenaikan tertinggi sejak 2008. "Banyak hal yang terjadi. Sektor perumahan mulai membaik, namun perusahaan-perusahaan punya masalah yang belum juga bisa diselesaikan," ulas Madelynn Matlock, analis Huntington Asset Advisors di Cincinnati.

Ia memprediksi bursa akan bergerak sideways sambil menunggu pengumuman dari Eropa.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×