kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.645.000   -15.000   -0,56%
  • USD/IDR 17.870   -65,00   -0,36%
  • IDX 5.821   -75,34   -1,28%
  • KOMPAS100 752   -12,33   -1,61%
  • LQ45 573   -10,72   -1,84%
  • ISSI 201   -1,70   -0,84%
  • IDX30 325   -6,09   -1,84%
  • IDXHIDIV20 401   -6,69   -1,64%
  • IDX80 86   -1,38   -1,59%
  • IDXV30 108   -1,25   -1,14%
  • IDXQ30 105   -1,88   -1,76%

Wall Street ditutup memerah terseret saham telekomunikasi


Rabu, 19 Mei 2021 / 05:28 WIB
ILUSTRASI. Wall Street


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Yudho Winarto

"Dan banyak tesis bullish untuk pasar saat ini masih dibangun di atas pembukaan kembali ekonomi yang sangat kuat."

Terlepas dari hasil yang kuat, saham Home Depot turun 1,02%, di bawah tekanan karena kurangnya prospek yang solid dan data perumahan.

Data terbaru menunjukkan pembangunan rumah di Amerika Serikat (AS) turun lebih dari yang diharapkan pada bulan April, kemungkinan ditarik turun oleh melonjaknya harga kayu dan bahan lainnya.

Baca Juga: Wall Street mixed, proyeksi perbaikan emiten retail menambah kekhawatiran inflasi

Notulensi dari pertemuan kebijakan Fed April akan disampaikan pada hari Rabu untuk pandangan ekonomi bank sentral.

"Pasar bersiap untuk transisi," kata Quincy Krosby, kepala analis pasar di Prudential Financial di Newark, New Jersey. "Jadi ada sedikit risiko yang terjadi."

Wall Street telah bergejolak dalam beberapa hari terakhir, dengan investor khawatir bahwa ekonomi yang terlalu panas dapat mendorong Federal Reserve untuk mengekang dukungan moneternya menyusul lonjakan volatilitas pekan lalu setelah rilis data inflasi yang kuat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×