kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.670.000   19.000   0,72%
  • USD/IDR 17.981   -32,00   -0,18%
  • IDX 5.876   131,22   2,28%
  • KOMPAS100 765   20,79   2,79%
  • LQ45 582   16,29   2,88%
  • ISSI 204   4,37   2,19%
  • IDX30 329   8,59   2,68%
  • IDXHIDIV20 406   11,61   2,94%
  • IDX80 87   2,30   2,72%
  • IDXV30 110   2,89   2,69%
  • IDXQ30 106   3,06   2,97%

Wall Street berakhir sideways


Jumat, 02 Oktober 2015 / 05:38 WIB


Sumber: Bloomberg | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

NEW YORK. Bursa saham AS ditutup dengan pergerakan sideways tadi malam (1/10). Berdasarkan data Bloomberg, pada pukul 16.00 waktu New York, indeks Standard & Poor's 500 naik 0,2% menjadi 1.923,72. Padahal, pada transaksi sebelumnya, indeks acuan Negeri Paman Sam ini sempat tertekan hingga 1%.

Kecemasan mengenai perlambatan ekonomi China ditambah adanya pesan beragam mengenai kebijakan the Fed mengantarkan indeks S&P 500 kembali mengalami penurunan bulanan dan mendongkrak turbulensi market. Seperti yang diketahui, data pemerintah China menunjukkan, indeks manufaktur China pada September masih tertekan di level terendah dalam tiga tahun terakhir.

Selain itu, investor juga masih mengambil langkah hati-hati sebelum dirilisnya data tenaga kerja AS hari ini (2/10). Pelaku pasar memprediksi, ekonomi AS mencatatkan penambahan sebanyak 200.000 tenaga kerja pada bulan lalu. Data ini menjadi data kunci bagi kebijakan suku bungan the Federal Reserve pada pertemuan selanjutnya tanggal 28 Oktober mendatang.

"Setelah mengalami reli besar sehari sebelumnya, saya rasa pelaku pasar ingin duduk dan melihat apa yang terjadi. Data tenaga kerja AS akan segera dirilis. Pelaku pasar akan duduk sedikit lebih lama hingga mereka mendapatkan kejelasan yang jelas," papar Matt Maley. equity strategist Miller Tabak & Co LLC di New York.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×