kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.670.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.020   39,00   0,22%
  • IDX 5.916   40,29   0,69%
  • KOMPAS100 770   5,43   0,71%
  • LQ45 584   2,70   0,46%
  • ISSI 205   1,22   0,60%
  • IDX30 331   1,85   0,56%
  • IDXHIDIV20 408   2,21   0,55%
  • IDX80 87   0,50   0,57%
  • IDXV30 110   0,09   0,09%
  • IDXQ30 107   0,43   0,40%

Wall St Ditutup Naik Senin (6/7), Saham AI Pimpin Reli Jelang Musim Laporan Keuangan


Selasa, 07 Juli 2026 / 05:22 WIB
Wall St Ditutup Naik Senin (6/7), Saham AI Pimpin Reli Jelang Musim Laporan Keuangan
ILUSTRASI. Wall Street (REUTERS/Jeenah Moon)


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - Bursa saham Amerika Serikat (AS) ditutup menguat pada perdagangan Senin (6/7/2026), dipimpin reli saham-saham teknologi dan semikonduktor seiring optimisme investor terhadap musim laporan keuangan kuartal II-2026 yang diperkirakan kembali ditopang oleh tren kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI).

Melansir Reuters, Indeks S&P 500 naik 0,72% ke level 7.537,43, sementara Nasdaq Composite melesat 1,12% menjadi 26.121,16. Adapun Dow Jones Industrial Average menguat 0,29% ke posisi 53.055,91.

Baca Juga: Saham IPO JECX Melantai Di BEI Hari Ini, Akankah Harga Melambung Di Hari Perdana?

Reli dipimpin oleh saham produsen chip Broadcom yang melonjak 3,7% setelah perusahaan memperpanjang kerja sama dengan Apple hingga 2031 untuk mengembangkan dan memasok berbagai chip khusus.

Penguatan Broadcom turut mendorong indeks sektor teknologi S&P 500 naik 1,3%, sedangkan indeks semikonduktor Philadelphia (SOX) menguat 2,2% setelah sebelumnya terkoreksi selama dua sesi berturut-turut.

"Pasar saat ini hanya digerakkan oleh sejumlah saham teknologi tertentu. Jika investor tidak memiliki eksposur pada saham teknologi atau semikonduktor, mereka praktis tertinggal dari reli pasar," ujar Chief Executive Officer Longbow Asset Management Jake Dollarhide.

Meski demikian, ia mengingatkan reli tersebut masih rentan apabila suku bunga tetap bertahan tinggi dalam waktu yang lebih lama.

Baca Juga: Siap-Siap! Hari Ini (7/7) Perdagangan Perdana IPO Saham JELI Di BEI, Ada Potensi ARA

Optimisme terhadap sektor AI juga terlihat dari rencana pencatatan saham produsen chip memori asal Korea Selatan, SK Hynix, di bursa Nasdaq pada pekan ini untuk memanfaatkan tingginya minat investor terhadap saham AI.

Di sisi lain, saham Microsoft justru melemah hampir 1% setelah perusahaan mengumumkan pemutusan hubungan kerja (PHK) sekitar 4.800 karyawan atau sekitar 2,1% dari total tenaga kerjanya.

Chairman Great Hill Capital LLC Thomas Hayes menilai langkah tersebut menunjukkan investor mulai mempertanyakan besarnya belanja modal (capital expenditure/CapEx) Microsoft yang belum sepenuhnya menghasilkan imbal hasil yang jelas.

Baca Juga: Asing Net Sell Saat IHSG Reli 4 Hari, Cermati Saham yang Banyak Dijual, Senin (6/7)

Dari sisi data ekonomi, Institute for Supply Management (ISM) melaporkan indeks aktivitas sektor jasa AS turun tipis menjadi 54,0 pada Juni, sesuai ekspektasi pasar dan masih mencerminkan ekspansi aktivitas ekonomi.

Sementara itu, saham SpaceX turun 1% di tengah transaksi senilai lebih dari US$ 26 miliar menjelang perusahaan tersebut resmi masuk ke indeks Nasdaq 100 mulai Selasa (7/7).

Pelaku pasar kini mengalihkan perhatian ke musim laporan keuangan kuartal II-2026 yang akan dimulai dalam beberapa hari ke depan.

Berdasarkan data LSEG I/B/E/S, laba emiten anggota S&P 500 diperkirakan tumbuh sekitar 24% secara tahunan, dengan sektor teknologi diproyeksikan mencatat lonjakan laba hingga sekitar 65%.

Baca Juga: Wall Street Reli: Indeks S&P 500, Nasdaq Menguat Ditopang Saham Chip yang Pulih

Sejumlah emiten besar yang dijadwalkan merilis kinerja pekan ini antara lain Delta Air Lines dan PepsiCo.

Di sisi kebijakan moneter, pelaku pasar juga menantikan risalah rapat Federal Reserve yang akan dirilis Rabu (8/7).

Setelah data ketenagakerjaan AS menunjukkan perlambatan pada pekan lalu, pasar memperkirakan peluang kenaikan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin pada pertemuan 29 Juli hanya sekitar 25%, berdasarkan CME FedWatch Tool.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Analisis Untukmu

Berita ini artinya apa buat kamu?



TERBARU

[X]
×