kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.670.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.020   39,00   0,22%
  • IDX 5.916   40,29   0,69%
  • KOMPAS100 770   5,43   0,71%
  • LQ45 584   2,70   0,46%
  • ISSI 205   1,22   0,60%
  • IDX30 331   1,85   0,56%
  • IDXHIDIV20 408   2,21   0,55%
  • IDX80 87   0,50   0,57%
  • IDXV30 110   0,09   0,09%
  • IDXQ30 107   0,43   0,40%

IHSG Diproyeksi Lanjut Rebound, Tapi Level 6.000 Masih Sulit Ditembus


Senin, 06 Juli 2026 / 19:54 WIB
Diperbarui Senin, 06 Juli 2026 / 19:56 WIB
IHSG Diproyeksi Lanjut Rebound, Tapi Level 6.000 Masih Sulit Ditembus
ILUSTRASI. Suasana di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta (KONTAN/Cheppy A. Muchlis)


Reporter: Vatrischa Putri Nur | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan masih memiliki peluang melanjutkan penguatan pada perdagangan Selasa (7/7). Meski demikian, laju kenaikan indeks diperkirakan akan menghadapi ujian berat di level psikologis 6.000.

Pada akhir perdagangan Senin (6/7), IHSG ditutup menguat 40,29 poin atau 0,69% ke 5.916,07. Tercatat sebanyak 386 saham naik, 242 saham turun dan 155 saham stagnan.

Praktisi pasar modal sekaligus Founder WH-Project, William Hartanto, mengatakan bahwa secara teknikal, tren rebound IHSG masih berpotensi berlanjut. Namun, penguatan tersebut belum mampu membawa IHSG menembus level 6.000. 

Baca Juga: SBN Ritel ORI030 Berpotensi Geser Likuiditas Investor, Ini Instrumen yang Terdampak

“Sepanjang perdagangan Senin, level tertinggi IHSG hanya mencapai 5.935 sehingga area tersebut masih menjadi resistance psikologis yang perlu ditembus,” ujar William kepada Kontan, Senin (6/7/2026).

Di sisi lain, William mencermati nilai transaksi harian kembali mengalami penurunan. Kondisi ini menunjukkan pelaku pasar masih cenderung bersikap wait and see sembari menanti kemampuan IHSG menembus level 6.000 serta pemulihan harga saham-saham yang telah dimiliki investor.

Meski demikian, terdapat sentimen positif dari aktivitas investor asing. Menurut William, tekanan jual bersih (net sell) investor asing mulai berkurang secara signifikan dibandingkan beberapa waktu terakhir.

Dengan mempertimbangkan kondisi tersebut, William memperkirakan IHSG masih berpotensi melanjutkan penguatan dalam jangka pendek. Secara teknikal, indeks diperkirakan bergerak dalam rentang support 5.800 dan resistance 6.000 pada perdagangan Selasa (7/7).

Untuk strategi investasi, William merekomendasikan investor mencermati saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) untuk buy dengan target harga di kisaran Rp 6.500-Rp 7.000.

Selain itu, ia juga merekomendasikan saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) untuk buy dengan target harga Rp 2.860-Rp 3.000.

Baca Juga: IHSG Berpeluang Lanjut Menguat pada Selasa (7/7), Cermati Sentimen Ini

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Teori, Strategi & Taktik Penagihan Kredit/ Piutang Macet Secara Dini & Terintegrasi Serta Efisien & Efektif

[X]
×