kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.633   47,00   0,27%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Walau ada net sell Rp 1,13 triliun dalam sepekan, saham-saham ini masih diburu asing


Sabtu, 18 Juli 2020 / 06:25 WIB


Reporter: Kenia Intan | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di level 5.079,58 alias melemah 0,37% pada Jumat (17/7). Namun dalam sepekan, IHSG masih menguat 0,96%. 

Namun di tengah kecenderungan investor asing melakukan aksi jual, saham-saham ini masih banyak dibeli asing. Lima saham teratas yang tercatat net buy yakni PT Astra International Tbk (ASII), PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP), PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN), PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), dan PT Ace Hardware Tbk (ACES). 

Baca Juga: Pemotongan suku bunga acuan mengerek IHSG pekan ini

ASII menjadi emiten yang paling banyak dibeli asing pekan ini. Adapun ASII mencatatkan net buy hingga Rp 334,3 miliar. Harga sahamnya pun menguat 7,66% ke Rp 5.200. 

Walaupun nilai net buy-nya tidak sebesar ASII, ICBP menjadi saham tertinggi kedua yang paling banyak dibeli asing pekan ini.  ICBP dilirik hingga Rp 70,1 miliar. 

Setelahnya, disusul CPIN yang mencatatkan net buy hingga Rp 60,9 miliar. Adapun untuk BBCA dan ACES masing-masing tercatat net buy hingga Rp 41,4 miliar dan Rp 28,9 miliar. 

Baca Juga: IHSG turun ke 5.079 pada Jumat (17/7), menguat 0,96% dalam sepekan

Sekedar informasi, kecenderungan investor melepas saham tidak hanya terjadi selama sepekan terakhir. Mengutip data RTI Business, selama tiga bulan ke belakang net sell mencapai Rp 5,28 triliun. Adapun sejak awal tahun, investor asing cenderung net sell hingga Rp 17,43 triliun. 




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×