kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   3.000   0,11%
  • USD/IDR 17.935   35,00   0,20%
  • IDX 6.322   -18,20   -0,29%
  • KOMPAS100 835   -4,23   -0,50%
  • LQ45 632   -4,47   -0,70%
  • ISSI 217   -0,82   -0,38%
  • IDX30 356   -2,15   -0,60%
  • IDXHIDIV20 441   -2,08   -0,47%
  • IDX80 95   -0,64   -0,67%
  • IDXV30 119   -0,08   -0,07%
  • IDXQ30 114   -0,75   -0,65%

Wait and see menjadi strategi terbaik kala IHSG terus merosot, kenapa?


Senin, 16 Maret 2020 / 22:01 WIB
ILUSTRASI. Warga memotret layar yang menampilkan infornasi pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis (12/3/2020).Penyebaran virus corona menggerus IHSG dengan kembali ditutup di zona merah dan melemah 4,42% ke level 4.690,657. ANTARA FOTO/


Reporter: Akhmad Suryahadi | Editor: Tendi Mahadi

Hari in pun investor asing masih menarik dananya keluar dari pasar saham hingga mencatatkan net sell sebesar 534,53 miliar di pasar reguler.

William menduga, selain faktor Corona, kaburnya asing dari pasar ekuitas juga disebabkan oleh kepanikan akibat ‘kebijakan ekstrem’ Bank Sentral Amerika Serikat, The Federal Reserve System (The Fed).

Baca Juga: Terus merosot, ini skenario terburuk IHSG hingga akhir semester I-2020

Di mana bank sentral Amerika ini langsung menyunat suku bunga acuan hingga 100 basis poin (bps) menjadi 0-0,25%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×