kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.628.000   -10.000   -0,38%
  • USD/IDR 17.823   57,00   0,32%
  • IDX 6.421   -20,12   -0,31%
  • KOMPAS100 840   -2,18   -0,26%
  • LQ45 637   -2,89   -0,45%
  • ISSI 224   -0,89   -0,40%
  • IDX30 354   -1,82   -0,51%
  • IDXHIDIV20 442   -2,25   -0,51%
  • IDX80 96   -0,29   -0,30%
  • IDXV30 121   -0,29   -0,24%
  • IDXQ30 114   -0,75   -0,65%

Volume transaksi saham awal 2020 turun 40,28%, ini penyebabnya menurut analis


Senin, 20 Januari 2020 / 21:38 WIB
ILUSTRASI. Volume transaksi saham awal 2020 turun 40,28%./pho KONTAN/Carolus Agus Waluyo/13/01/2020


Reporter: Nur Qolbi | Editor: Handoyo

Berdasar penelusuran Kontan.co.id, Benny Tjokro juga menggengam kepemilikan di PT Rimo International Lestari Tbk (RIMO). Sementara itu, Heru Hidayat lewat Graha Resources masih menguasai 42,72% saham TRAM. 

Adapun saat ini harga-harga saham tersebut berada pada level Rp 50 atau saham gocap. Bahkan, BEI menghentikan sementara (suspensi) perdagangan saham MYRX mulai Kamis (16/1).

Faktor lain atas penurunan volume transaksi di BEI juga berasal dari kasus-kasus yang terjadi di lembaga keuangan belakangan ini. Sebut saja pembubaran dan likuidasi enam produk reksadana Minna Padi Aset Manajemen, dugaan korupsi di Asuransi Jiwasraya yang melibatkan sejumlah manajer investasi, dan tuduhan korupsi di Asabri. 

"Mereka ini yang juga para pelaku pasar, sekarang ini sedang menahan diri untuk memperdagangkan saham karena diperiksa," kata Khrisna.  

Baca Juga: Bank Banten (BEKS) rights issue dengan menerbitkan 4 miliar saham




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×