kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45702,42   14,31   2.08%
  • EMAS934.000 -1,06%
  • RD.SAHAM -0.69%
  • RD.CAMPURAN -0.34%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.01%

Volume transaksi saham awal 2020 turun 40,28%, ini penyebabnya menurut analis


Senin, 20 Januari 2020 / 21:38 WIB
Volume transaksi saham awal 2020 turun 40,28%, ini penyebabnya menurut analis
ILUSTRASI. Volume transaksi saham awal 2020 turun 40,28%./pho KONTAN/Carolus Agus Waluyo/13/01/2020

Reporter: Nur Qolbi | Editor: Yoyok

Berdasar penelusuran Kontan.co.id, Benny Tjokro juga menggengam kepemilikan di PT Rimo International Lestari Tbk (RIMO). Sementara itu, Heru Hidayat lewat Graha Resources masih menguasai 42,72% saham TRAM. 

Adapun saat ini harga-harga saham tersebut berada pada level Rp 50 atau saham gocap. Bahkan, BEI menghentikan sementara (suspensi) perdagangan saham MYRX mulai Kamis (16/1).

Faktor lain atas penurunan volume transaksi di BEI juga berasal dari kasus-kasus yang terjadi di lembaga keuangan belakangan ini. Sebut saja pembubaran dan likuidasi enam produk reksadana Minna Padi Aset Manajemen, dugaan korupsi di Asuransi Jiwasraya yang melibatkan sejumlah manajer investasi, dan tuduhan korupsi di Asabri. 

"Mereka ini yang juga para pelaku pasar, sekarang ini sedang menahan diri untuk memperdagangkan saham karena diperiksa," kata Khrisna.  

Baca Juga: Bank Banten (BEKS) rights issue dengan menerbitkan 4 miliar saham




TERBARU
Terpopuler

Close [X]
×