kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.759.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 18.062   62,00   0,34%
  • IDX 5.736   -204,78   -3,45%
  • KOMPAS100 758   -27,64   -3,52%
  • LQ45 571   -17,85   -3,03%
  • ISSI 199   -7,18   -3,49%
  • IDX30 324   -9,90   -2,96%
  • IDXHIDIV20 403   -9,33   -2,26%
  • IDX80 86   -3,04   -3,43%
  • IDXV30 110   -3,34   -2,95%
  • IDXQ30 105   -2,88   -2,67%

Utang naik, BUMI taruh US$ 113 Juta di KPD


Rabu, 01 September 2010 / 12:51 WIB


Reporter: Abdul Wahid Fauzie | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. PT Bumi Resources Tbk (BUMI) tampaknya tenang-tenang saja dalam menghadapi bejibun utang yang akan jatuh tempo. Buktinya, perusahaan batubara Grup Bakrie ini malah menyimpan dananya di Reksadana Penyertaan Terbatas (RDPT).

Berdasarkan laporan keuangan BUMI, pada 9 Juni 2010, Calipso Investment Pte Ltd, anak perusahaan BUMI dan PT Henan Putihrai Asset Management menandatangani perjanjian pemberian jasa pengelolaan dana. Dana yang akan dikelola oleh Henan ini berjumlah US$ 113 juta.

Investasi ini ditempatkan dalam bentuk discretionary portfolio management alias kontrak pengelolaan dana (KPD) untuk satu tahun. Nantinya, dana ini selanjutnya akan ditempatkan pada Reksadana Penyertaan Terbatas (RDPT).

Padahal, BUMI sendiri memiliki utang yang cukup besar. Total utang jangka panjang BUMI pada semester I 2010 membengkak 400% menjadi US$ 2,540 miliar. Makanya, beredar kabar jika para kreditur BUMI memaksa untuk mengkonversi utang ini menjadi saham pada perusahaan Grup Bakrie ini.

Sayang, Dileep Srivastava, Direktur BUMI enggan mengomentari investasi dan rencana kreditur BUMI yang memaksa mengkonversi utangnya. "Kamu mau tau saja," katanya singkat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×