kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.902.000   75.000   2,65%
  • USD/IDR 16.970   0,00   0,00%
  • IDX 7.184   136,22   1,93%
  • KOMPAS100 993   21,00   2,16%
  • LQ45 727   10,98   1,53%
  • ISSI 257   5,98   2,38%
  • IDX30 393   4,71   1,21%
  • IDXHIDIV20 487   -0,17   -0,03%
  • IDX80 112   2,02   1,84%
  • IDXV30 135   -0,77   -0,57%
  • IDXQ30 128   1,38   1,08%

Utang bejibun sebabkan saham ELTY sulit naik


Senin, 28 Januari 2013 / 10:29 WIB
ILUSTRASI. Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin berjalan meninggalkan ruang pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta. ANTARA FOTO/Reno Esnir/wsj.


Reporter: Barratut Taqiyyah | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Saham PT Bakrieland Development Tbk (ELTY) terlihat tertekan pada transaksi pagi (28/1). Pada pukul 10.22, saham ELTY turun 1,79% menjadi Rp 55.

Data yang dihimpun Bloomberg menunjukkan, tiga sekuritas yang paling besar menjual saham ini di antaranya: Kim Eng Securities senilai Rp 544,170 juta, Erdikha Elit Sekuritas senilai Rp 170,472 juta, dan OSK Nusadana Securities senilai Rp 127,050 juta.

Aksi jual saham ELTY terkait dengan outlook kinerja perusahaan ke depannya. Seperti yang diketahui, Beban utang yang besar masih menggelayuti ELTY. Salah satu cara ELTY mengurangi beban utang tersebut adalah dengan mendivestasikan aset berimbal hasil rendah.

"Pelepasan asset untuk mengurangi hutang ELTY merupakan langkah jangka pendek terbaik yang diambil tahun ini, mengingat Obligasi ELTY yang akan jatuh tempo senilai Rp280 miliar tahun ini," jelas Betrand Reynaldi, Kepala Riset eTrading Securities.

Dia menambahkan, dengan adanya utang ELTY yang cukup besar dan belum terselesaikan akan menghambat kinerja ELTY ke depan, khususnya rencana belanja modal tahun ini senilai Rp 1 triliun untuk ekspansi landed properti ELTY.

Catatan saja, total utang ELTY secara keseluruhan bernilai Rp 5 triliun dengan beban bunga yang terlihat meningkat 249% menjadi Rp 241 miliar dibandingkan
sembilan bulan 2011.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×