kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.000   153,00   0,86%
  • IDX 5.941   -254,36   -4,11%
  • KOMPAS100 785   -38,94   -4,72%
  • LQ45 589   -30,28   -4,89%
  • ISSI 206   -8,52   -3,97%
  • IDX30 334   -15,73   -4,50%
  • IDXHIDIV20 412   -15,89   -3,71%
  • IDX80 89   -4,83   -5,16%
  • IDXV30 113   -4,09   -3,48%
  • IDXQ30 108   -4,46   -3,97%

Upaya memerangi deflasi masih menyebabkan yen loyo


Selasa, 12 Februari 2013 / 07:14 WIB
ILUSTRASI. Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan. Meski PPKM diperpanjang dua pekan, ada pelonggaran pada sejumlah sektor.


Sumber: Bloomberg | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

TOKYO. Yen masih melanjutkan pelemahannya pada transaksi pagi ini (12/2). Data Bloomberg menunjukkan, pada pukul 08.17 waktu Tokyo, yen diperdagangkan di posisi 94,25 per dollar AS dari posisi kemarin. Ini merupakan level terlemah dalam tiga tahun terakhir.

Jika berhadapan dengan euro, nilai tukar yen berada di level 126,30 per euro dari posisi kemarin yakni 126,45. Sedangkan euro tak banyak mencatatkan perubahan di posisi US$ 1,3403, level terlemah sejak 24 Januari lalu.

Beberapa faktor terlihat mempengaruhi langkah yen. Salah satunya adalah sinyal yang diberikan Kementrian Keuangan AS untuk mendukung langkah Jepang dalam mengakhiri deflasi sebelum digelarnya pertemuan bank sentral Jepang pada pekan ini.

"Pelemahan yen sepertinya merupakan reaksi dari pernyataan Kementrian AS yang akan mendukung pemerintah Jepang dalam memerangi deflasi," jelas Yuki Sakasai, foreign exchange strategist Barclays Plc di New York.

Yen juga melemah setelah kemarin (11/2), Haruhiko Kuroda, kandidat potensial pimpinan BOJ bilang, stimulus moneter bank sentral bisa terus dilanjutkan untuk tahun 2013.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×