kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.637.000   -3.000   -0,11%
  • USD/IDR 17.657   -7,00   -0,04%
  • IDX 6.620   -16,80   -0,25%
  • KOMPAS100 866   -0,88   -0,10%
  • LQ45 656   -1,17   -0,18%
  • ISSI 231   0,64   0,28%
  • IDX30 367   -0,76   -0,21%
  • IDXHIDIV20 454   -0,16   -0,04%
  • IDX80 99   -0,07   -0,07%
  • IDXV30 126   0,61   0,49%
  • IDXQ30 118   -0,24   -0,21%

United Tractors (UNTR) Prediksi Kinerja Pulih Bertahap, Cek Rekomendasi Sahamnya


Senin, 07 September 2026 / 19:43 WIB
United Tractors (UNTR) Prediksi Kinerja Pulih Bertahap, Cek Rekomendasi Sahamnya
ILUSTRASI. Excavator Hybrid Komatsu - PT United Tractors Tbk (UNTR) (Dok/UNTR)


Reporter: Rashif Usman | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT United Tractors Tbk (UNTR) optimistis mampu mencatat pemulihan kinerja operasional secara bertahap hingga akhir 2026, setelah pada paruh pertama tahun ini mengalami tekanan.

President Director United Tractors, Iwan Hadiantoro, berharap kinerja operasional akan berangsur membaik memasuki semester II-2026, yang dimulai sejak Juli. Perbaikan kondisi pada paruh kedua ini akan didorong oleh sejumlah faktor utama.

Pertama, adanya peningkatan pada segmen tambang batu bara milik perseroan. Kedua, terdapat revisi Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) yang turut memengaruhi kinerja. 

Ketiga, manajemen juga berharap ada perbaikan pada penjualan alat berat, bisnis mining contracting, serta kinerja tambang emas milik perusahaan.

Baca Juga: United Tractors (UNTR) Sebut Tambang Emas Doup Produksi pada 2029

"Kita bisa lihat bahwa di tahun paruh kedua tahun 2026 dimulai bulan Juli ke depan ini, kita harapkan kondisinya berangsur membaik," kata Iwan dalam agenda public expose, Senin (7/9/2026).

Disamping itu, Iwan juga menerangkan tambang emas Martabe telah kembali berjalan sejak akhir Mei 2026 lalu. Namun, operasional tambang tersebut saat ini masih dalam tahap pemulihan dan belum kembali normal 100% seperti kondisi tahun sebelumnya.

Iwan bilang, proses pemulihan penuh Martabe membutuhkan dua persiapan utama yang harus dilakukan secara bertahap, yakni infrastruktur dan ketersediaan tenaga kerja.

Analis Kiwoom Sekuritas, Adrian Djie, menilai UNTR masih akan menghadapi sejumlah tantangan hingga akhir tahun. Meski demikian, secara kuartalan (QoQ), ia memperkirakan kinerja operasional perseroan akan membaik, terutama ditopang oleh segmen emas seiring dimulainya kembali operasional Tambang Martabe sejak Mei 2026 yang kini memasuki fase ramp up.

Baca Juga: Pendapatan dan Laba Bersih United Tractors (UNTR) Turun pada Semester I-2026

Sementara itu, segmen alat berat dinilai masih akan menghadapi tekanan yang sangat bergantung pada realisasi RKAB.

Adrian menambahkan, penggerak utama harga saham UNTR ke depan lebih banyak bersumber dari fundamental internal perseroan, seperti arus kas yang stabil, catatan dividen historis yang menarik, serta struktur kepemilikan yang terafiliasi dengan Grup Astra.

"Secara operasional kinerja UNTR ke depan ditopang oleh pemulihan produksi Tambang Emas Martabe dan potensi harga emas yang masih tinggi. Dari sisi pemberat, alokasi RKAB 2026 yang lebih ketat masih menekan penjualan alat berat," ucap Adrian kepada Kontan, Senin (7/9/2026).

Adrian merekomendasikan buy saham UNTR dengan target harga Rp 28.000 per saham.

Baca Juga: United Tractors (UNTR) Prediksi Kinerja Masih Menantang hingga Akhir 2026

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×