Reporter: Yuliana Hema | Editor: Herlina Kartika Dewi
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) memastikan tidak membagikan dividen interim untuk kinerja semester I-2026. TLKM akan dividen tunai setelah berakhirnya tahun buku melalui keputusan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).
Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Telkom Arthur Angelo Syailendra menjelaskan kebijakan pembagian dividen tetap mempertimbangkan kinerja perusahaan, kebutuhan ekspansi dan investasi, kondisi pasar serta aspirasi pemegang saham.
“Telkom akan tetap fokus pada dividen tunai yang dibagikan setelah akhir tahun buku berjalan, dengan keputusan melalui RUPS untuk tahun buku tersebut,” jelasnya dalam konferensi pers, Senin (7/9/2026).
Baca Juga: Telkom (TLKM) Bidik Strategic Partner Data Center, Target Rampung Akhir 2026
Arthur bilang Telkom tetap mempertimbangkan pembagian dividen dengan rasio pembayaran atau dividend payout ratio sebesar 60%–90% dari laba bersih. Namun, besaran dividen juga akan disesuaikan dengan kebutuhan pengembangan bisnis TLKM.
Selain rasio pembayaran dividen, kata Arthur, Telkom akan menyeimbangkan pertumbuhan dividen per saham dengan kebutuhan ekspansi dan investasi. Ini mencakup kinerja perusahaan, kondisi pasar, serta aspirasi para pemegang saham.
Adapun dari tahun buku 2025, Telkom membagikan dividen tunai sebesar Rp 21,99 triliun atau Rp 223,17 per saham. Nilai tersebut setara dengan payout ratio 123,5%, yang termasuk penggunaan sebagian saldo laba ditahan.
Baca Juga: Telkom (TLKM) Perluas Basis Pelanggan Eksternal InfraNexia
Rinciannya dari jumlah Rp 21,9 triliun, sekitar Rp 17,8 triliun berasal dari perolehan laba bersih Telkom di 2025. Sementara sisanya Rp 4,2 triliun merupakan laba ditahan di tahun sebelumnya.
Sekadar mengingatkan, dari perolehan laba buku tahun 2024 emiten berlogo jari lima ini membagikan dividen tunai sebesar Rp 21,04 triliun. Ini setara dengan Rp 212,46 per saham.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














