kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.664.000   -6.000   -0,22%
  • USD/IDR 17.745   -8,00   -0,05%
  • IDX 6.565   39,03   0,60%
  • KOMPAS100 860   8,58   1,01%
  • LQ45 651   7,48   1,16%
  • ISSI 229   0,39   0,17%
  • IDX30 365   4,36   1,21%
  • IDXHIDIV20 450   6,63   1,50%
  • IDX80 98   1,03   1,07%
  • IDXV30 125   1,09   0,88%
  • IDXQ30 116   1,52   1,32%

Uni-Charm Indonesia akan IPO, begini rekomendasi analis


Senin, 25 November 2019 / 20:19 WIB
ILUSTRASI. Presiden Direktur PT Uni-Charm Indonesia Tbk Yuji Ishii (ketiga kanan) memperlihatkan prospektus kepada para direksi usai memberikan paparan penawaran umum perdana saham (IPO) di Jakarta, Senin (25/11). PT Uni-Charm Indonesia Tbk membuka penawaran umum pe


Reporter: Benedicta Prima | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Akhirnya, Bursa Efek Indonesia (BEI) kedatangan perusahaan yang akan melantai dengan dana jumbo. Pada 20 Desember 2019, PT Uni-Charm Indonesia akan melantai di BEI dengan membidik dana Rp 1,2 triliun. 

Dengan jumlah tersebut, Uni-Charm Indonesia resmi menjadi emiten ketiga dengan emisi di atas Rp 1 triliun  merupakan emisi terbesar tahun ini.

Baca Juga: Nomura Singapore bantu Uni-Charm Indonesia cari investor luar negeri

Sebelumnya ada PT Gunung Raja Paksi Tbk (GGRP) yang menghimpun dana Rp 1,03 triliun dan PT Asuransi Sinarmas MSIG Tbk (LIFE) yang menghimpun dana Rp 4,76 triliun. 

Sisanya, dari 48 perusahaan yang tercatat hingga 25 November 2019, memiliki emisi di bawah Rp 1 triliun. 

Analis OSO Sekuritas Sukarno Alatas menilai kondisi ekonomi yang kurang menarik bisa menjadi salah satu alasan emiten dengan emisi besar lebih menahan dulu karena takut penawaran belum mampu terserap sepenuhnya. Kendati begitu, dia melihat emisi Uni-Charm bisa terserap. 

"Mengingat fundamental perusahaan juga bagus terlihat dari laporan keuangan tiga tahun terakhir selalu mencatatkan laba," jelas Sukarno saat dihubungi Kontan, Senin (25/11). 

Baca Juga: Bidik dana Rp 1,2 triliun lewat IPO, Uni-Charm Indonesia akan tambah mesin produksi




TERBARU

[X]
×