kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.645.000   -15.000   -0,56%
  • USD/IDR 17.883   -52,00   -0,29%
  • IDX 5.839   -57,18   -0,97%
  • KOMPAS100 757   -7,86   -1,03%
  • LQ45 577   -6,86   -1,18%
  • ISSI 202   -0,82   -0,40%
  • IDX30 327   -3,92   -1,18%
  • IDXHIDIV20 403   -4,85   -1,19%
  • IDX80 86   -0,89   -1,02%
  • IDXV30 109   -0,80   -0,73%
  • IDXQ30 105   -1,27   -1,19%

Turunnya BI rate akan picu ramainya lelang SUN


Jumat, 17 Juni 2016 / 19:13 WIB


Reporter: Wahyu Satriani | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Investor diprediksi akan menyerbu lelang surat utang negara (SUN) pada Selasa (21/6). Lelang akan dipengaruhi oleh sentimen positif kepastian FOMC meeting yang menahan suku bunganya serta pemangkasan suku bunga acuan Bank Indonesia atau BI rate.

Di sisi lain, referendum Inggris yang digelar Kamis (23/6) diprediksi akan menjadi sentimen negatif dalam lelang SUN.

"Sejauh ini, sentimen positif akan lebih unggul. Oleh sebab itu, tentu hal ini akan mendatangkan angin surga bagi investor," ujar Head of Fixed Income Indomitra Securities Maximilianus Nico Demus, Jumat (17/6).

Dia memprediksi pemerintah akan menyerap lelang di atas target indikatif. Pasalnya, pemangkasan serta defisit anggaran memicu pemerintah untuk menambah utang.

"Kombinasi FR0053 sebagai peredam volatilitas, dan FR0072 untuk memaksimalkan keuntungan diperkirakan akan menjadi primadona investor pada saat lelang nanti," tambah Nico.

Investment Specialist BNI Asset Management Akuntino Madhany mengatakan penurunan BI rate serta ditahannya Fed rate akan mengakibatkan permintaan yield rendah dari investor.

"Kalau arah yieldnya masih turun, banyak investor yang akan masuk lelang. Pasar sebelum lelang akan mengalami penurunan yield," ujar Akuntino.




TERBARU

[X]
×