kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.964.000   20.000   1,03%
  • USD/IDR 16.488   106,00   0,65%
  • IDX 7.830   -121,60   -1,53%
  • KOMPAS100 1.089   -17,02   -1,54%
  • LQ45 797   -14,45   -1,78%
  • ISSI 265   -3,29   -1,23%
  • IDX30 413   -7,90   -1,88%
  • IDXHIDIV20 481   -7,60   -1,56%
  • IDX80 120   -2,17   -1,77%
  • IDXV30 129   -2,94   -2,22%
  • IDXQ30 134   -2,35   -1,73%

TSG Global Holdings gandeng 10 perusahaan Indonesia untuk ekspansi ke Kongo


Rabu, 22 Januari 2020 / 17:01 WIB
TSG Global Holdings gandeng 10 perusahaan Indonesia untuk ekspansi ke Kongo
TSG Global Holdings bersama entitas bisnisnya PT TSG Utama Indonesia dan Titan Global Capital Pte Ltd menggandeng 10 perusahaan Indonesia untuk berkolaborasi melakukan ekspansi bisnis ke Republik Demokratik Kongo.


Reporter: Benedicta Prima | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. The Sandi Group (TSG) Global Holdings bersama entitas bisnisnya yaitu PT TSG Utama Indonesia dan Titan Global Capital Pte Ltd menggandeng 10 perusahaan Indonesia untuk berkolaborasi  melakukan ekspansi bisnis ke Republik Demokratik Kongo, Afrika. 

10 perusahaan Indonesia yang dimaksud meliputi PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA), PT Industri Kereta Api / INKA (Persero), PT Len Industri (Persero), PT Dirgantara Indonesia (Persero), PT Merpati Nusantara Airlines (Persero), PT Naga Putih Nusantara (NPN) dan PT Nabati Agro Sumatera (NAS), PT Widodo Makmur Unggas (WMU), PT LMP Property & Construction dan PT Aero Bahteranusa Palapa (ABP). 

Baca Juga: Soal akuisisi lahan eks PKP2B, Dirut MIND ID: Tergantung penugasan

"Forum ini lanjutan Indonesia Africa Infrastructure Dialogue 2019," jelas Direktur Utama Wijaya Karya Tumiyana saat konferensi pers di Ritz Carlton Kuningan, Rabu (22/1).

Saat itu, Indonesia dan Afrika bersepakat untuk menjajaki pengembangan bisnis baru di sektor industri strategis, infrastruktur, pembiayaan, pertambangan, pertanian, pemeliharaan pesawat dan perdagangan komoditas. 

Tumiyana menambahkan dalam proyek di Republik Demokratik Kongo ini, TSG Global Holdings bertindak sebagai investor dalam pengerjaan proyek ini. 

"Skema kolaborasi atau kerjasama yang dilakukan terdiri dari joint operation business. Ada beberapa juga yang Joint Venture, terutama dengan pihak swasta," imbuh CEO TSG Global Holdings Rubar Sandi. 




TERBARU
Kontan Academy
[Intensive Workshop] AI-Powered Scenario Analysis AYDA dan Penerapannya, Ketika Debitor Dinyatakan Pailit berdasarkan UU. Kepailitan No.37/2004

[X]
×