kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.694.000   -13.000   -0,76%
  • USD/IDR 16.414   -8,00   -0,05%
  • IDX 6.563   -24,20   -0,37%
  • KOMPAS100 957   -10,40   -1,08%
  • LQ45 741   -6,59   -0,88%
  • ISSI 205   -0,65   -0,32%
  • IDX30 385   -3,29   -0,85%
  • IDXHIDIV20 466   -2,67   -0,57%
  • IDX80 108   -1,20   -1,10%
  • IDXV30 113   -2,14   -1,86%
  • IDXQ30 126   -0,86   -0,67%

Trisula ingin genjot porsi ekspor jadi 30%


Rabu, 06 September 2017 / 19:56 WIB
Trisula ingin genjot porsi ekspor jadi 30%


Reporter: Dede Suprayitno | Editor: Dupla Kartini

KONTAN.CO.ID - PT Trisula Textile Industries Tbk ingin menambah porsi penjualan pada pasar ekspor. Sebab, saat ini, mayoritas penjualan Trisula masih di dalam negeri.

Saat ini, konstribusi penjualan ekspor masih kecil, yaitu berkisar 7%-8% dari total penjualan. "Kami ingin mempertahankan lokal dulu, sambil berusaha untuk meningkatkan ekspor," kata Karsongno Wongso Djaja, Direktur Utama PT Trisula Textile Industries Tbk dalam paparan pers di Jakarta, Rabu (6/9).

Namun, upaya untuk meningkatkan penjualan ekspor terus dilakukan. Pasalnya, ia melihat peluang yang cukup besar pada pangsa pasar itu.

Karsongno menargetkan, porsi penjualan ekspor bisa mencapai 20%-30%. "Kami memiliki mesin untuk memenuhi tantangan itu. Rata-rata, partner kami adalah pemilik brand besar," lanjutnya.

Saat ini, Trisula mengelola tiga merek besar. Untuk penjualan lokal tekstil, dengan merek produk Bellini. Penjualan ekspor tekstil mengusung merek produk Caterina, dan penjualan seragam perusahaan dengan merek Mido Uniform.

Konsumen pasar ekspor diantaranya seperti Jepang, Amerika, Amerika Selatan, Timur Tengah, Australia, dan Vietnam. Sedangkan untuk permintaan seragam perusahaan diantaranya datang dari perusahaan swasta maupun BUMN.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Kontan Academy
Mastering Finance for Non Finance Entering the Realm of Private Equity

[X]
×