kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.729.000   18.000   0,66%
  • USD/IDR 17.723   4,00   0,02%
  • IDX 6.255   247,31   4,12%
  • KOMPAS100 831   37,01   4,66%
  • LQ45 625   27,23   4,56%
  • ISSI 213   7,03   3,41%
  • IDX30 354   15,20   4,48%
  • IDXHIDIV20 435   17,42   4,17%
  • IDX80 94   4,30   4,80%
  • IDXV30 116   2,90   2,56%
  • IDXQ30 114   4,59   4,21%

Trimegah targetkan transaksi margin Rp 300 miliar di akhir 2011


Minggu, 23 Oktober 2011 / 17:26 WIB
ILUSTRASI. Petugas teller melayani nasabah di Bank BNI Syariah./pho KONTAN/Carolus Agus Waluyo/10/09/2020.


Reporter: Amailia Putri Hasniawati | Editor: Dupla Kartini

JAKARTA. Kendati kondisi pasar tidak menentu, perusahaan sekuritas masih tertarik memberikan fasilitas margin kepada para nasabahnya. Salah satunya adalah Trimegah Securities. Presiden Direktur Trimegah Securities Omar S Anwar mengungkapkan, hingga Agustus 2011, total fasilitas margin yang sudah diberikan kepada para nasabahnya mencapai Rp 200 miliar.

"Target hingga akhir tahun, nilainya naik menjadi sekitar Rp 250 miliar hingga Rp 300 miliar," ujarnya, akhir pekan (21/9).

Menurut Omar, transaksi margin saat ini masih terbilang aman. Hal itu dibuktikan selama fasilitas margin diberikan, tidak terjadi margin call ataupun forced sell. Margin call merupakan tuntutan dari perusahaan efek kepada investor saham untuk menambah suntikan dana ketika sebuah harga saham yang dibeli dengan fasilitas margin, jatuh. Jika permintaan tidak dituruti, maka saham tersebut harus dijual secara paksa (forced sell).

Dalam transaksi margin, sekuritas memberikan pinjaman kepada investor supaya bisa melakukan transaksi lebih besar dari modal yang dimiliki. Menurut peraturan, sekuritas hanya boleh memberikan pinjaman maksimal dua kali dari modal nasabah.

Dengan pemberian fasilitas margin trading itu, sekuritas memperoleh keuntungan ganda. Selain mendapatkan komisi (fee) dari kegiatan transaksi, anggota bursa juga mendapatkan keuntungan dari bunga atas pinjaman yang diberikan kepada para nasabah. Omar mengatakan, bunga pinjaman untuk transaksi margin yang diberikan kepada nasabahnya sebesar 18%. Trimegah memperoleh sumber pendanaan dari pinjaman perbankan.

"Bunga bank 12%, kami berikan pinjaman 18%, lalu dipotong biaya-biaya operasional 4%, jadi profit sekitar 2%," papar Omar.

Sementara untuk layanan transaksi saham, Trimegah mematok fee transaksi sekitar 0,08% hingga 0,1% baik jual maupun beli untuk nasabah biasa. Sementara untuk nasabah premium dikenakan biaya komisi 0,2% dari total nilai transaksi yang dilakukan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight promo optimal Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×