kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.759.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 18.062   62,00   0,34%
  • IDX 5.831   -109,85   -1,85%
  • KOMPAS100 773   -12,85   -1,64%
  • LQ45 583   -6,25   -1,06%
  • ISSI 203   -3,48   -1,69%
  • IDX30 330   -3,96   -1,19%
  • IDXHIDIV20 409   -3,48   -0,84%
  • IDX80 88   -1,29   -1,45%
  • IDXV30 112   -1,92   -1,69%
  • IDXQ30 107   -1,11   -1,03%

Trimegah Sekuritas (TRIM) menargetkan pertumbuhan laba 20% tahun ini


Selasa, 25 Juni 2019 / 18:35 WIB


Reporter: Arfyana Citra Rahayu | Editor: Yudho Winarto

Stephanus melihat bank middle size berpotensi meningkatkan inklusifitas khususnya untuk menjual instrumen reksadana.

TRIM juga sudah menarik beberapa agen penjual berbasis digital atau teknologi finansial (tekfin) agar lebih dekat dengan generasi milenial.

Stephanus menjelaskan sejak tahun lalu TRIM telah bekerjasama dengan beberapa  gerai atau aplikasi baru seperti Bibit, TanamDuit, Bareksa, dan lainnya. Sampai saat ini TRIM telah bekerjasama dengan 9 perusahaan tekfin di Indonesia.

Menurut Stephanus penjualan reksadana beberapa tahun ke depan bisa memperbesar pangsa pasar untuk investor milenial.

Sejalan dengan meningkatkan layanan digitalnya, TRIM juga akan menutup sebagian cabang fisik. Stephanus bilang, cabang banyak dikurangi karena kebiasaan masyarakat saat ini tidak perlu kumpul-kumpul untuk trading.

Melalui sistem informasi yang sudah canggih akan menambah efisiensi dan efektivitas penjualan. Selain itu dengan mengurangi cabang fisik, TRIM juga akan menjaga transaksi fraud yang beberapa tahun terakhir kerap terjadi.

"Semakin mengarah ke digital semakin berkurang loop hole untuk penipuan itu yang diupayakan akan terus berkurang," pungkasnya.

Stephanus optimistis dengan perkembangan TRIM. Sebab melihat sektor finansial dan pasar modal sangat menjanjikan. Ditambah dengan ekspansi yang dilakukan pada sektor digital yang akan memberi katalis positif bagi kinerja TRIM ke depannya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×