kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45916,37   -3,13   -0.34%
  • EMAS1.350.000 0,00%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Trimegah Bangun (NCKL) Bidik Dana IPO Lebih Rendah dari Target Awal, Ini Alasannya


Jumat, 17 Maret 2023 / 18:48 WIB
Trimegah Bangun (NCKL) Bidik Dana IPO Lebih Rendah dari Target Awal, Ini Alasannya
ILUSTRASI. Direksi?PT Trimegah Bangun Persada Tbk?saat paparan publik rencana IPO NCKL di Jakarta (17/3/2023).


Reporter: Akhmad Suryahadi | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL) membidik dana initial public offering (IPO) yang lebih rendah dari target yang dipasang. Dalam aksi korporasi ini, NCKL menargetkan meraup dana segar Rp 9,7 triliun atau setara US$ 650 juta.

Padahal, dalam prospektus penawaran umum perdana saham, NCKL akan melepas sebanyak-banyaknya sebesar 12,09 miliar saham baru, yang mewakili sebanyak-banyaknya sebesar 18% dari modal ditempatkan dan disetor  setelah IPO.

Harga penawaran yang dipasang berkisar antara Rp 1.220 sampai dengan Rp 1.250  per saham.

Sehingga, jumlah seluruh nilai penawaran umum perdana saham ini bisa berkisar antara Rp 14,75 triliun sampai dengan Rp 15,11 triliun.

Baca Juga: Usai IPO, Trimegah Bangun Persada (NCKL) Akan Bersiap Gandakan Produksi dan Penjualan

Direktur NCKL Suparsin Darmo Liwan mengatakan, pada saat awal menyampaikan rencana IPO ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK), angka 18% dari modal ditempatkan dan disetor tersebut adalah angka maksimal atau sebanyak-banyaknya.

Sehingga, jika dihitung secara keseluruhan, dana yang terkumpul dari hajatan IPO akan menjadi Rp 15 triliun.

Hanya saja, sebenarnya dana yang dibutuhkan NCKL dalam aksi IPO ini hanya sebanyak Rp, 9,7 triliun.

“Hitungan terakhir sekitar 12% sampai 13% (dari modal ditempatkan dan disetor), yang di-approve OJK sebanyak-banyaknya 18%,” kata Suparsin dalam paparan publik yang digelar Jumat (17/3).

Nantinya, dana IPO ini akan digunakan untuk mendukung penyelesaian konstruksi proyek, menambah kapasitas produksi, melunasi Sebagian pinjaman NCKL, serta tambahan modal kerja.

Baca Juga: Mau IPO, Intip Rencana Pembagian Dividen Tambang Nikel Grup Harita (NCKL)

Analis Samuel Sekuritas Indonesia Juan Harahap menilai, valuasi NCKL sedikit lebih premium dibanding rata-rata industri. Per November 2022, NCKL telah membukukan laba bersih sebesar Rp  4,3 triliun. 

Hitungan Juan, jika laba bersih NCKL di-annualized dengan jumlah saham beredar 55 juta, valuasi price to earnings (P/E) 2022 dari Samuel Sekuritas untuk NCKL adalah 17,3 kali sampai–17,8 kali, dan diperdagangkan pada nilai yang 2,6% sampai 5,1% lebih tinggi dari rata-rata multiple industrinya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Success in B2B Selling Omzet Meningkat dengan Digital Marketing #BisnisJangkaPanjang, #TanpaCoding, #PraktekLangsung

[X]
×