kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.798.000   -5.000   -0,18%
  • USD/IDR 17.814   57,00   0,32%
  • IDX 6.149   -57,48   -0,93%
  • KOMPAS100 812   -8,24   -1,00%
  • LQ45 624   -7,22   -1,14%
  • ISSI 216   -1,36   -0,62%
  • IDX30 356   -4,46   -1,24%
  • IDXHIDIV20 440   -6,31   -1,41%
  • IDX80 94   -0,80   -0,85%
  • IDXV30 121   -1,86   -1,51%
  • IDXQ30 115   -1,65   -1,42%

TLKM Pangkas Anak Usaha Jadi 19 Entitas Demi Perkuat Bisnis Digital


Selasa, 26 Mei 2026 / 10:58 WIB
TLKM Pangkas Anak Usaha Jadi 19 Entitas Demi Perkuat Bisnis Digital
ILUSTRASI. Logo Telkom Indonesia (KONTAN/Cheppy A. Muchlis)


Sumber: Reuters | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) mulai mempercepat langkah restrukturisasi besar-besaran dengan memangkas jumlah anak usaha dan unit bisnisnya dari 67 menjadi 19 entitas hingga akhir 2026. 

Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari agenda konsolidasi BUMN yang didorong pemerintah untuk memperkuat fokus bisnis dan meningkatkan daya saing perusahaan negara di tengah ketatnya industri digital.

Direktur Pengembangan Bisnis Strategis dan Portofolio PT Telkom Indonesia, Seno Soemadji, mengatakan proses perampingan dilakukan melalui berbagai skema, mulai dari merger, divestasi, likuidasi, konsolidasi, hingga pembentukan holding baru. 

Upaya tersebut tengah berjalan secara bertahap untuk menyederhanakan struktur perusahaan sekaligus meningkatkan efektivitas operasional bisnis Telkom.

Baca Juga: Cek Rekomendasi Saham Telkom Indonesia (TLKM) Usai Rilis Kinerja 2025

"Perusahaan sedang menjalankan proses streamlining melalui merger, divestasi, likuidasi, konsolidasi, dan pembentukan holding baru," ujar Seno dalam keterangan yang disampaikan regulator BUMN BP, Senin (26/5/2026).

Langkah restrukturisasi ini menjadi bagian dari transformasi besar yang tengah dilakukan pemerintah terhadap BUMN. 

Kepala BP BUMN sekaligus Chief Operating Officer Danantara Indonesia, Dony Oskaria, menilai penyederhanaan entitas usaha penting agar Telkom dapat lebih fokus pada bisnis inti dan lebih kompetitif dalam industri digital yang terus berkembang cepat.

"Perampingan ini penting untuk memperkuat fokus bisnis Telkom dan meningkatkan daya saing perusahaan di industri digital," kata Dony.

Pemerintah melalui Danantara Indonesia memang tengah mendorong konsolidasi besar di tubuh BUMN.

 

Presiden Prabowo Subianto sebelumnya menugaskan Danantara untuk memangkas jumlah perusahaan pelat merah beserta anak usahanya dari lebih dari 1.000 entitas menjadi sekitar 200 hingga 300 perusahaan.

Baca Juga: Pefindo Tetapkan Peringkat idAAA untuk Telkom Indonesia (TLKM), Prospek Stabil

Kebijakan tersebut diarahkan untuk membuat struktur BUMN lebih ramping, efisien, dan memiliki kekuatan bisnis yang lebih solid. 

Restrukturisasi di tubuh Telkom menjadi salah satu langkah strategis yang dinilai penting karena perusahaan telekomunikasi pelat merah itu memainkan peran besar dalam pengembangan ekosistem digital nasional.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×