kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Tiga big cap ini dorong IHSG ke zona hijau


Kamis, 12 September 2013 / 16:29 WIB
ILUSTRASI. Rekomendasi teknikal untuk BELL, JSMR dan FREN


Reporter: Asnil Bambani Amri | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Setelah berkeliaran di dua zona, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sesi II hari ini, Kamis (12/9) ditutup menguat tipis 7,19 poin atau menguat 0,17% menjadi 4.346,60.

Aksi pembelian saham bluechips menjadi salah satu penyebab kenaikan indeks. Tiga di antaranya yaitu:

- PT Bank Mandiri Tbk (BMRI)

Saham BMRI menguat 4,38% menjadi Rp8.350 di sesi II dan menyumbang kenaikan indeks sebanyak 8,89 poin. Tiga sekuritas yang paling banyak membeli saham BMRI adalah; CLSA Indonesia senilai Rp 40,51 miliar, Morgan Stanley Indonesia senilai Rp 38,85 miliar, Credit Suisse Securities Indonesia senilai Rp 27,79 miliar.

- PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM)

Saham TLKM naik 2,30% menjadi Rp 2.225 di sesi II dan menyumbang kenaikan indeks sebanyak 5,53 poin. Tiga sekuritas yang paling banyak membeli saham TLKM adalah; Mandiri Sekuritas senilai Rp 72,17 miliar, Danareksa Sekuritas senilai Rp 18,23 miliar, dan Macquarie Capital Securities Indonesia senilai Rp 15,01 miliar.

- PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI)

Saham BBNI naik 3,01% menjadi Rp 4.275 di sesi II dan menyumbang kenaikan indeks sebanyak 2,53 poin. Tiga sekuritas yang paling banyak membeli saham BBNI adalah; Deutsche Securities Indonesia senilai Rp 22,82 miliar, Morgan Stanley Indonesia senilai Rp 17,22 miliar dan Credit Suisse Securities Indonesia senilai Rp 9,73 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×