kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

The Fed memukul mundur emas


Kamis, 05 November 2015 / 15:09 WIB


Sumber: Bloomberg | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

SINGAPURA. Harga emas dunia kembali diperdagangkan mendekati level terendahnya dalam sebulan terakhir pada hari ini (5/11).

Berdasarkan data Bloomberg, pada pukul 15.13 waktu Singapura, harga kontrak emas untuk pengantaran segera berada di posisi US$ 1.109,19 per troy ounce.

Kemarin, harga kontrak yang sama ditutup di posisi US$ 1.106,53 per troy ounce. Ini merupakan level terendah sejak 2 Oktober lalu. Jika dikalkulasikan, harga emas sudah tergerus hingga 5,1% dalam enam hari terakhir.

Penurunan harga emas terjadi setelah Pimpinan The Federal Reserve Janet Yellen dan Pimpinan The Fed New York William Dudley bilang, bank sentral AS akan menaikkan suku bunga acuannya paling cepat pada bulan depan.

"Desember menjadi saat yang paling mungkin (untuk menaikkan suku bunga) jika data AS terus menunjukkan pertumbuhan yang baik dan stabil," kata Yellen pada Rabu (4/11).

Pernyataan tersebut langsung membuat posisi dollar AS perkasa dan memukul harga emas.

"Tergerusnya harga emas dalam beberapa hari terakhir sangat berkaitan dengan the Fed. Sebab, isu kenaikan suku bunga pada Desember terus terdengar dalam sepekan terakhir. Dalam jangka pendek, ketidakpastian ini akan menekan harga emas," jelas Jordan Eliseo, chief economist Australian Bullion Co di Sydney.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×