kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.660.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.935   -9,00   -0,05%
  • IDX 5.896   -102,90   -1,72%
  • KOMPAS100 764   -13,28   -1,71%
  • LQ45 584   -4,02   -0,68%
  • ISSI 203   -5,25   -2,52%
  • IDX30 331   -1,77   -0,53%
  • IDXHIDIV20 408   -0,87   -0,21%
  • IDX80 87   -1,24   -1,41%
  • IDXV30 110   -1,47   -1,32%
  • IDXQ30 107   -0,13   -0,12%

The Fed: AS butuh kebijakan monoter akomodatif


Kamis, 11 Juli 2013 / 05:14 WIB
ILUSTRASI. Summarecon Bekasi memperkenalkan Cluster keempat dari pengembangan kawasan Summarecon The Orchard yang berkonsep Modern Tropical Home, Hunian Teduh Mulberry Residence. Summarecon Agung (SMRA) Bidik Marketing Sales Rp 5 Triliun.


Reporter: Asnil Bambani Amri | Editor: Asnil Amri

WASHINGTON. Gubernur Bank Sentral Amerika Serikat atau The Federal Reserve, Ben S. Bernanke menyatakan, AS membutuhkan kebijakan moneter yang sangat stimulatif di masa mendatang.

"Kebijakan moneter akomodatif sangat diperlukan untuk masa mendatang, dan itu yang dibutuhkan ekonomi AS," kata Bernanke hari ini, menanggapi pertanyaan usai berpidato di Cambridge, Massachusetts.

Bernanke mengatakan, inflasi rendah dan pengangguran tinggi, berarti Fed perlu menekan dengan stimulus.

Saham berjangka AS naik dan obligasi juga ikut naik setelah pernyataan tanpa naskah itu. Indeks Standard & Poor 500 Index berjangka jatuh tempo September naik 0,7% menjadi 1.656,4 pada pukul 17:25 waktu New York. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×