kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Terkoreksi 7,03% di bulan September, begini prospek IHSG pada Oktober 2020


Minggu, 04 Oktober 2020 / 17:01 WIB
ILUSTRASI. Seorang pengunjung mengabadikan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dengan gawainya di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (25/9/2020).


Reporter: Akhmad Suryahadi | Editor: Noverius Laoli

Hans menilai, situasi politik negeri Paman Sam  bisa saja berubah bila kesehatan Trump memburuk.

“Trump terkena virus Covid- 19 berpeluang menurunkan popularitasnya karena dianggap terlalu lemah dalam mengatasi pandemi. Hal ini diyakini berpeluang mempengaruhi peluang Trump terpilih kembali di pemilu awal November,” terang Hans, Minggu (4/10).

Trump diprediksi akan mengambil lebih banyak langkah keras terhadap China untuk menaikkan popularitas dan mempertahankan dukungan dari pemilih pasca dirinya positif Covid-19.

Baca Juga: IHSG minggu depan diramal masih dipengaruhi sentimen yang sama dengan pekan lalu

Hal ini meningkatkan risiko dan ketidakpastian di pasar keuangan. Pelaku pasar, yang tidak suka dengan ketidakpastian, akan hijrah ke aset safe haven seperti emas, dolar, dan Yen.

Sementara dari dalam negeri, deflasi yang terjadi dalam tiga bulan berturut-turut (Juli-September) mengindikasikan lemahnya daya beli masyarakat akibat pandemi.

Selanjutnya: IHSG minggu depan diramal masih dipengaruhi sentimen yang sama dengan pekan lalu

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×