kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.632.000   22.000   0,84%
  • USD/IDR 17.880   -62,00   -0,35%
  • IDX 6.340   108,24   1,74%
  • KOMPAS100 839   16,49   2,00%
  • LQ45 637   8,89   1,42%
  • ISSI 218   3,63   1,69%
  • IDX30 358   3,90   1,10%
  • IDXHIDIV20 444   3,51   0,80%
  • IDX80 96   1,59   1,69%
  • IDXV30 119   0,82   0,69%
  • IDXQ30 115   1,03   0,91%

Tembus US$ 1.580, virus corona memperpanjang kenaikan harga emas


Kamis, 30 Januari 2020 / 19:36 WIB
ILUSTRASI. Petugas menunjukkan sampel emas batangan di Butik Emas Logam Mulia, Jakarta, Senin (9/12/2019).


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

Kepala Federal Reserve (The Fed) Jerome Powell mengakui, risiko perlambatan pertumbuhan ekonomi China dalam jangka pendek karena virus corona, termasuk perekonomian AS. The Fed pun mempertahankan suku bunganya.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) akan mengadakan pertemuan kembali pada Kamis (30/1) untuk memutuskan, apakah wabah 2019 novel coronavirus (2019 n-CoV) merupakan keadaan darurat global.

Juga di radar investor adalah keputusan kebijakan moneter Bank Sentral Inggris pada Kamis (30/1), yang tampaknya dekat dengan pemotongan suku bunga untuk pertama kalinya dalam lebih dari tiga tahun terakhir.

Baca Juga: The Fed menahan suku bunga acuan, ini alasan utamanya

"Secara teknis, jika harga (emas) bisa melampaui level tertinggi yang tercapai tiga hari lalu di (sekitar) US$ 1.585, emas akan memiliki sinyal kekuatan lainnya," kata Kepala Analis ActivTrades Carlo Alberto De Casa dalam sebuah catatan.

Ia menambahkan, harga emas mendapat dukungan dari pasar untuk memahami dampak "nyata" dari virus coronan baru terhadap ekonomi global.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×