kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.700.000   20.000   0,75%
  • USD/IDR 17.897   15,00   0,08%
  • IDX 6.320   -54,10   -0,85%
  • KOMPAS100 826   -9,36   -1,12%
  • LQ45 628   -5,71   -0,90%
  • ISSI 218   -1,83   -0,83%
  • IDX30 351   -3,13   -0,88%
  • IDXHIDIV20 427   -2,47   -0,58%
  • IDX80 94   -1,01   -1,06%
  • IDXV30 118   -0,80   -0,67%
  • IDXQ30 111   -0,74   -0,66%

Telkom tertarik akuisisi TELE, ini alasannya


Kamis, 22 Mei 2014 / 13:34 WIB
ILUSTRASI. Aplikasi WhatsApp Hentikan Dukungan untuk HP Android & iPhone ini, Berikut Daftarnya


Reporter: Amailia Putri Hasniawati | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) berencana membeli 10%-25% saham PT Tiphone Mobile Indonesia Tbk (TELE). Apa alasan BUMN halo-halo ini mengakuisisi TELE?

Indra Utoyo, Direktur IT, Solution & Strategic Portofolio TLKM menjelaskan, pihaknya ingin memperkuat bisnis distribusi yang dijalankan bisnis anak usahanya, PINS Indonesia. Sementara itu, Tiphone merupakan distributor terbesar Telkomsel.

"Untuk memperbesar PINS, kami perlu masuk ke TELE," ujarnya, Kamis (22/5).

Tidak hanya itu, akuisisi tersebut juga bisa memperbesar bisnis TLKM lainnya, seperti layanan data. Perusahaan pelat merah ini ingin menggemukkan bisnis yang dinamakan ekosistem device, network, aplication (DNA).

"TELE juga punya kekuatan dalam solusi device, kami bisa memperkaya dari sisi aplikasinya, kontennya," tutur Indra.

Oleh karena itu, lanjut dia, akuisisi ini merupakan aksi strategis perseroan untuk bisa memperbesar bisnis Telkom secara keseluruhan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×