kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   20.000   0,73%
  • USD/IDR 17.900   47,00   0,26%
  • IDX 6.127   -2,81   -0,05%
  • KOMPAS100 807   -1,47   -0,18%
  • LQ45 611   -9,23   -1,49%
  • ISSI 216   0,35   0,16%
  • IDX30 348   -6,56   -1,85%
  • IDXHIDIV20 426   -11,92   -2,72%
  • IDX80 93   -0,89   -0,95%
  • IDXV30 118   -2,46   -2,04%
  • IDXQ30 112   -2,96   -2,59%

Tekanan Perak Berlanjut, Skenario Terburuk Jika Negosiasi AS-Iran Buntu


Kamis, 28 Mei 2026 / 09:16 WIB
Tekanan Perak Berlanjut, Skenario Terburuk Jika Negosiasi AS-Iran Buntu
ILUSTRASI. Harga Perak (REUTERS/Edgar Su)


Reporter: Rizki Caturini | Editor: Rizki Caturini

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga perak diperdagangkan mendekati US$ 74 per ons troi pada hari Kamis (28/5), setelah penurunan tajam pada sehari sebelumnya. 

Harga perak tertekan karena ketidakpastian yang berkelanjutan seputar negosiasi perdamaian Amerika Serikat (AS)-Iran membuat kekhawatiran tentang inflasi dan suku bunga tinggi yang berkepanjangan tetap menjadi fokus utama. 

Seperti dikutip Tradingeconomics, Kamis (28/5), perselisihan utama tetap belum terselesaikan, termasuk desakan Teheran untuk mempertahankan kendali atas Selat Hormuz dan melestarikan program nuklirnya. 

Presiden Donald Trump juga menegaskan kembali bahwa AS tidak akan menyetujui apa yang disebutnya sebagai kesepakatan yang buruk dan menolak pelonggaran sanksi terhadap Iran. 

Bahkan jika kedua pihak bergerak lebih dekat ke kesepakatan, harga energi yang tinggi diperkirakan akan terus memicu tekanan inflasi dan mendorong bank sentral untuk mempertahankan suku bunga lebih tinggi dalam jangka waktu yang lebih lama, daripada melanjutkan pemotongan suku bunga. 

Harga perak saat ini turun sekitar 20% sejak konflik dimulai.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×