Reporter: Anna Suci Perwitasari | Editor: Anna Suci Perwitasari
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Nilai tukar rupiah di pasar spot makin tertekan dan kembali cetak rekor penutupan terburuk sepanjang sejarah pada hari ini. Jumat (29/5/2026), rupiah ditutup di level Rp 17.881 per dolar Amerika Serikat (AS).
Ini membuat rupiah melemah 0,2% dibanding penutupan hari sebelumnya yang berada di Rp 17.846 per dolar AS. Alhasil, rupiah kembali cetak rekor penutupan paling lemah sepanjang masa.
Bahkan pada perdagangan intraday, rupiah sempat menyentuh rekor terlemahnya di posisi Rp 17.905 per dolar AS di pukul 14.05 WIB.
Hingga pukul 15.00 WIB, pergerakan mata uang di Asia bervariasi. Di mana, won Korea Selatan menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam setelah ambles 1%.
Baca Juga: Soal PP Ekspor SDA, Sinar Mas Agro (SMAR) Masih Pantau Perkembangan
Berikutnya, dolar Singapura tertekan 0,16% dan yen Jepang tergelincir 0,01%. Disusul, dolar Hong Kong yang juga melemah tipis 0,01%.
Sementara itu, rupee India menjadi mata uang dengan penguatan terbesar di Asia setelah melesat 0,4%. Lalu ada ringgit Malaysia yang naik 0,28%.
Kemudian ada dolar Taiwan yang ditutup menanjak 0,17% dan baht Thailand terkerek 0,15%. Diikuti, yuan China yang terangkat 0,1%.
Selanjutnya, peso Filipina yang ditutup menguat tipis 0,03% terhadap the greenback.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













