kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.718.000   -5.000   -0,18%
  • USD/IDR 17.709   -62,00   -0,35%
  • IDX 6.518   -3,63   -0,06%
  • KOMPAS100 848   -0,96   -0,11%
  • LQ45 642   0,75   0,12%
  • ISSI 229   -1,10   -0,48%
  • IDX30 359   0,71   0,20%
  • IDXHIDIV20 438   1,12   0,26%
  • IDX80 97   -0,06   -0,06%
  • IDXV30 122   -0,08   -0,06%
  • IDXQ30 114   0,40   0,35%

Tekanan Perak Berlanjut, Skenario Terburuk Jika Negosiasi AS-Iran Buntu


Kamis, 28 Mei 2026 / 09:16 WIB
Tekanan Perak Berlanjut, Skenario Terburuk Jika Negosiasi AS-Iran Buntu
ILUSTRASI. Harga Perak (REUTERS/Edgar Su)


Reporter: Rizki Caturini | Editor: Rizki Caturini

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga perak diperdagangkan mendekati US$ 74 per ons troi pada hari Kamis (28/5), setelah penurunan tajam pada sehari sebelumnya. 

Harga perak tertekan karena ketidakpastian yang berkelanjutan seputar negosiasi perdamaian Amerika Serikat (AS)-Iran membuat kekhawatiran tentang inflasi dan suku bunga tinggi yang berkepanjangan tetap menjadi fokus utama. 

Seperti dikutip Tradingeconomics, Kamis (28/5), perselisihan utama tetap belum terselesaikan, termasuk desakan Teheran untuk mempertahankan kendali atas Selat Hormuz dan melestarikan program nuklirnya. 

Presiden Donald Trump juga menegaskan kembali bahwa AS tidak akan menyetujui apa yang disebutnya sebagai kesepakatan yang buruk dan menolak pelonggaran sanksi terhadap Iran. 

Bahkan jika kedua pihak bergerak lebih dekat ke kesepakatan, harga energi yang tinggi diperkirakan akan terus memicu tekanan inflasi dan mendorong bank sentral untuk mempertahankan suku bunga lebih tinggi dalam jangka waktu yang lebih lama, daripada melanjutkan pemotongan suku bunga. 

Harga perak saat ini turun sekitar 20% sejak konflik dimulai.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Analisis Untukmu

Berita ini artinya apa buat kamu?

Tag


TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×