kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Tekanan pada Wall Street mulai mereda


Kamis, 10 Mei 2012 / 00:43 WIB
ILUSTRASI. Ini sosok yang bakal menggantikan Warren Buffett jadi CEO Berkshire Hathaway


Reporter: Barratut Taqiyyah, Bloomberg | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

NEW YORK. Bursa AS diperdagangkan di zona merah di New York. Pada pukul 13.45 waktu New York, indeks Standard & Poor's 500 turun 0,2% menjadi 1.361,29. Padahal, pada transaksi sebelumnya, indeks S&P 500 sempat terpapas hingga 1,5%, yang dipicu oleh situasi tak menentu di Yunani.

Berkurangnya tekanan pada bursa AS setelah tersiar berita badan dana bantuan Eropa akan menggelontorkan pembiayaan bantuan bagi Yunani. Hal ini cukup ampuh dalam meredakan kecemasan investor mengenai kondisi ekonomi Yunani.

"Kita dapat melihat, pasar saham AS bergerak lebih baik terkait perkembangan terbaru di Eropa. Kinerja perusahaan terus menunjukkan data yang positif," jelas Peter Jankovkis, analis Oakbrook Investment di Lisle, Illinois.

Sekadar tambahan informasi, berdasarkan data Bloomberg, sekitar 70% perusahaan yang terhimpun dalam indeks S&P 500 telah melaporkan kinerja yang melampaui estimasi analis.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×