kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.519   19,00   0,11%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

TBIG bersiap terjun ke bisnis serat optik


Selasa, 12 November 2013 / 18:24 WIB
ILUSTRASI. Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengatakan, wilayah zona hijau PMK di Indonesia mencukupi untuk memenuhi hewan kurban.


Reporter: Amailia Putri Hasniawati | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) melirik bisnis lain di luar bisnis menara, yakni, bisnis serat optik (fiber optic). Manajemen menilai, bisnis serat optik memiliki prospek yang terbilang bagus.

Herman Setya Budi, Direktur Utama TBIG mengatakan, pihaknya terbuka untuk bisa melakukan diversifikasi usaha, termasuk ke bisnis serat optik.  "Sekarang mulai banyak yang bangun tower-tower mini, nah tower-tower ini butuh fiber optic karena tidak bisa diletakkan microwave," tuturnya.

Oleh karena itu, jika ada proyek yang dinilai memiliki model bisnis yang jelas dan dinilai menguntungkan, maka perseroan tidak akan menyia-nyiakan kesempatan itu. Saat ini, TBIG tengah bersiap-siap, baik dari segi pendanaan maupun pendalaman bisnis.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×